Beranda Daerah Batam

Alexandra Gottardo Sebut Kebijakan Imigrasi Terbaru Bantu Industri Pariwisata

0
Alexandra Gottardo-f/istimewa-net

BATAM (HAKA) – Peluncuran Multiple Entry Visa, atau layanan visa kunjungan beberapa kali perjalanan, mendapatkan tanggapan positif dari para pebisnis global, dan ekspatriat yang bergerak di sektor pariwisata dan investasi.

Salah satunya, Alexandra Gottardo. Aktris kelahiran Malang yang juga diaspora ini memberikan pandangannya, tentang empat kebijakan yang diberlakukan imigrasi.

Adapun empat kebijakan terbaru yang diberlakukan oleh imigrasi itu, yakni Multiple Entry Visa, e-VOA, Second Home Visa dan percepatan layanan izin tinggal.

Menurut Alexandra, kebijakan Imigrasi yang terbaru ini sangat bagus, karena mendukung peningkatan sektor pariwisata dan industri perfilman internasional, khususnya di Batam.

“Dengan kebijakan e-VOA misalnya, WNA jadi lebih mudah untuk apply visa on arrival. Cukup lewat smartphone
saja,” ujarnya.

Ia menilai, pemberlakuan kembali visa kunjungan beberapa kali perjalanan, membuka peluang pebisnis dan calon investor dari luar negeri untuk melakukan peninjauan dan pertemuan dalam rangka menjajaki potensi investasi di Indonesia.

Sedangkan kebijakan second home
visa, yang baru-baru ini diperkenalkan melalui coaching clinic di Kawasan Nongsa, Batam juga memberikan kemudahan bagi WNA menengah ke atas.

“Yang pada akhirnya dapat membukakan lapangan pekerjaan baru,” sebutnya.

Alexandra juga mengapresiasi penyederhanaan pengurusan izin tinggal yang kini menjadi 1 sampai 3
hari kerja.

Menurutnya, pengurusan administrasi yang minim hambatan sangat meringankan bagi investor asing yang sudah senior dan telah tinggal di Indonesia selama puluhan tahun.

“Saya lihat juga program paspor berlaku 10 tahun itu juga sangat disukai oleh masyarakat Indonesia, baik yang berada di dalam dan di luar negeri,” tuturnya.

Sementara itu, CEO Nongsa Digital Park, Mike Wiluan menyebutkan, bahwa second home visa dan multiple entry visa, akan berdampak positif bagi masuknya talenta global di bidang perfilman ke Indonesia.

Sementara itu, Graham, WNA asal Australia yang sudah tinggal dan berinvestasi di Indonesia sejak 1997 mengaku antusias dengan kebijakan second home visa. Bahkan dirinya ingin segera mengajukan untuk second home visa.

“Kita banyak sekali aktris-aktris asing dari berbagai negara untuk produksi film di Infinite Studios Batam yang berlokasi di Nongsa Digital Park,” sebutnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Imigrasi, Widodo Ekatjahjana optimis, kebijakan-kebijakan dan layanan strategis Imigrasi di bidang visa dan izin tinggal akan berkontribusi signifikan untuk peningkatan pendapatan negara dari sektor pariwisata, investasi dan bisnis di dalam negeri.

“Dukungan dan sinergitas lintas lembaga dan kementerian serta pemerintah daerah, kita harapkan dapat lebih optimal untuk menarik investor miliader, wisatawan-wisatawan bonafide dan pebisnis global ke dalam negeri,” tukas Widodo.(zul)







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini