Beranda Daerah Bintan

Reses di Bintan-Lingga, Anggota DPRD Kepri: Banyak yang Minta Infrastuktur

0
Anggota Komisi IV DPRD Kepri Hanafi Ekra saat reses dengan warga Kabupaten Lingga-f/istimewa

BINTAN (HAKA) – Anggota Komisi IV DPRD Kepri, Hanafi Ekra, melakukan reses di daerah pemlihan (Dapil) Bintan-Lingga, untuk menampung aspirasi masyarakat, sejak Maret 2024 hingga 1 April 2024 lalu.

Menurut Hanafi, kebanyakan warga yang ada di Kabupaten Bintan dan Kabupaten Lingga mengusulkan sejumlah program pembangunan peningkatan infrastruktur, serta program bantuan nelayan.

Hanafi mengatakan, dirinya telah bertemu dengan tokoh-tokoh masyarakat Bintan Timur. Mayoritas minta perbaikan serta memperluas akses Jalan Nusantara yang menuju ke Kota Tanjungpinang, agar lebih nyaman.

“Walaupun sudah ada jalan alternatif baru, tapi jalan dari Kijang ke Tanjungpinang itu kurang lebar,” ucap Hanafi kepada hariankepri.com, Rabu (24/4/2024).

Selain itu, masyarakat Bintan Timur juga mengusulkan perbaikan serta penambahan jalan-jalan lingkungan di pemukiman warga.

“Mereka juga mengusulkan jalan-jalan lingkungan untuk disemenisasi,” terang politisi PKS itu.

Anggota Komisi IV DPRD Kepri Hanafi Ekra sedang melakukan reses pertama tahun 2024, dengan warga Kabupaten Lingga-f/istimewa

Sedangkan, masyarakat Kabupaten Lingga yang berada di pulau-pulau mengusulkan bantuan alat tangkap ikan.
Mereka juga minta perbaikan rumah ibadah.

“Juga minta perbaikan jalan-jalan lingkungan,” tuturnya.

Selanjutnya, masyarakat Kecamatan Singkep meminta agar akses jalan Singkep Barat diperbaiki, sebab kondisi jalan itu cukup parah saat ini.

“Kemudian, warga Desa Bakong juga meminta untuk membuka akses jalan baru dari Kuala Raya sampai ke tepi Bakong,” tutupnya.

Hanafi menambahkan, hasil reses itu akan dibuat dalam dokumen pokok-pokok pikiran (pokir) Anggota DPRD. “Setiap reses kita, wajib membuat dalam pokir,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, dirinya juga menyampaikan ke masyarakat agar membuat proposal tentang pembangunan infrastruktur fisik itu untuk diajukan ke Pemerintah Daerah (Pemda).

“Proposalnya di-upload ke sistem perencanaan pembangunan daerah, supaya memudahkan aspirasi mereka cepat direspon oleh pemerintah,” pungkasnya. (rul)

Baca juga:  Terdakwa Narkoba Dituntut 14 Tahun Penjara, Oleh Hakim Divonis Bebas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini