Beranda Headline

Nurdin OTT Pegawai Telat Apel

0
Nurdin mengumpulkan ASN yang terlambat apel, bahkan Nurdin sempat melihat sejumlah pegawai yang kabur.

TANJUNGPINANG (HAKA) – Ada pemandangan yang tidak biasanya terlihat Senin (9/1) di halaman Kantor Gubernur Kepri, Dompak. Nurdin Basirun sebagai pejabat nomor satu di Pemprov Kepri tiba-tiba seperti guru yang memeriksa para siswa yang terlambat ikut apel baris-berbaris di sekolah.

Beberapa Aparatur Sipil Negera (ASN) Pemprov Kepri yang tertangkap Nurdin, ada sebagian yang menggerutu karena aksi Gubernur Kepri ini ketika melakukan “operasi tangkap tangan”.

“Apa guna ada fingerprint. Masa harus gubenur juga yang melakukan sidak seperti ini,” keluh salah seorang ASN yang mengaku bernama Yulianti kepada wartawan, Senin (9/1).

Menurutnya, ada hal-hal lebih penting yang seharusnya dikerjakan oleh gubernur, ketimbang memeriksa barisan apel apalagi sampai menangkapi satu persatu pegawai yang telat.

Gubernur Kepri Nurdin Basirun sendiri menyampaikan, bahwa tindakan dia ini bukan untuk memarahi pegawai. Ia hanya ingin tahu apa sebenarnya persoalan yang membuat mereka sampai terlambat masuk kantor. Ia juga kecewa, ada beberapa pegawai yang lari ketika dipanggilnya.

“Ini bukan menghukum, kita hanya ingin mencari solusi terbaik,” jelasnya.

Gubernur Minta Pegawai Tegakkan Disiplin

Di siaran persnya, Gubernur H Nurdin Basirun kembali mengajak seluruh pegawai di lingkungan Provinsi Kepri agar terus menanamkan kedisplinan dalam bekerja. Salah satunya tepat waktu dalam melaksanakan Apel Pagi.

Hal itu di tegaskan Nurdin Pada senin (9/1) saat Apel Gabungan di lapangan kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang. “Salah satu bentuk disiplin pegawai adalah masuk kerja dan pulang tepat waktu, dan taat dalam mengikuti apel,” pesan Gubernur.

Ketika Apel sedang berlangsung yang dipimpin oleh Asisten Ekonomi Pembangunan Syamsul Bahrum pada 07.45 WIB, Nurdin berjalan ke belakang barisan untuk melihat kelengkapan pegawai mengikuti apel. Namun, masih terlihat ada beberapa pegawai yang terlambat. Dengan sigap Nurdin memanggil mereka untuk berkumpul.

Bukan bermaksud memarahi dan menghukum, Nurdin kemudian menanyakan apa kendala yang terjadi pada pegawai yang menyebabkan terlambat dalam menjalankan apel terutama Apel Senin gabungan. Salah satu ditemukan bahwa keterlambatan tersebut disebabkan karna sebelum apel pegawai terlebih dahulu melakukan finger scan di ruangannya masing-masing. Dengan hanya ada satu mesin scan dan banyaknya jumlah pegawai maka hal itu menyebabkan antrian, dan terlambat mengkuti apel.

“Kita akan mencari solusi mengatasi masalah tersebut segera, agar tidak terjadi keterlambatan lagi, namun proses scaning juga harus tetap berlanjut. Selain membentuk e-government kita juga harus membentuk pribadi-pribadi pegawai yang taat dan disiplin dalam bekerja,” kata Nurdin.

Nurdin juga sedikit kecewa ketika memanggil pegawai yang terlambat mereka malah lari.

“Ini bukan untuk menghukum, ini semata hanya untuk menanyakan apa kendala yang terjadi. Agar kita cari solusi dan pecahkan bersama, tentu kita ingin mewujudkan pegawai yang disiplin. Lari dari persoalan bukan menyelesaikan masalah, diskusikan bersama dengan musyawarah dan mufakat, hal tersebut juga mampu membentuk mental menjadi pemimpin, karena pegawai-pegawai ini lah yang akan memimpin Kepri ke depan,” ujar Nurdin. (qey)

Loading...


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here