Beranda Headline

Maksimalkan Kunjungan Wisman ke Kepri, Ansar Minta Pusat Longgarkan Travel Bubble

0
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat menyambut kedatangan wisman asal Singapura di Pelabuhan Bandar Bintan Telani (BBT) Lagoi, Kabupaten Bintan, Jumat (25/2/2022)-f/istimewa-dispar kepri

TANJUNGPINANG (HAKA) – Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, meminta pelonggaran sejumlah kebijakan skema travel bubble Batam, Bintan, Singapura (BBS) kepada Pemerintah Pusat.

Ansar menyampaikan, pelonggaran yang dimaksud adalah, peniadaan syarat hasil swab PCR negatif pra kedatangan, bagi turis mancanegara saat akan masuk ke wilayah Batam dan Bintan.

Pertimbangannya sambung Ansar, bahwa turis khusus tersebut akan melaksanakan tes ulang pada saat kedatangan.

“Jika disetujui, kami siap untuk mengawal dan memastikan penyelenggaraan protokol kesehatan secara ketat. Termasuk manajemen lokasi wisata yang ditunjuk,” katanya, Minggu (13/3/2022) kemarin.

Selain itu, Pemprov Kepri juga meminta diskresi kepada Pemerintah Pusat, agar memberikan kemudahan pengurusan visa kunjungan bagi calon wisman khususnya di Kedutaan Besar Republik Indonesia.

Hal ini kata dia, bertujuan untuk menciptakan kenyamanan bagi calon wisman khusus dan meningkatkan citra positif pariwisata Indonesia.

“Kita juga minta perluasan atas pemberian VOA tidak hanya terbatas bagi wisma khusus WN Singapura, melainkan juga bagi calon wisman dari negara-negara lainnya,” paparnya.

Ansar melanjutkan, seluruh permohonan itu telah dilayangkan secara resmi oleh Pemerintah Provinsi Kepri ke kementerian dan lembaga terkait, dalam hal ini, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Hukum dan HAM, dan Kepala BNPB RI.

Disampaikannya, alasan Pemprov Kepri melayangkan surat permohonan diskresi tersebut, merujuk pada perkembangan Covid di Kepri sudah mulai membaik dan tidak ditemukannya penyebaran Covid-19, selama kebijakan travel bubble diterapkan.

“Diskresi itu, juga akan membuat jumlah kunjungan wisman ke Kepri dengan skema travel bubble menjadi lebih maksimal,” tukasnya.

Sebab, kata dia, sejak mulai diberlakukan pada 23 Februari 2022 lalu, realisasi angka kunjungan wisman ke Kepri masih terbilang kecil, dan belum memenuhi kuota yang ditargetkan yakni sebanyak 350 orang wisman per minggu.

Hal ini dapat terlihat dari rendahnya realisasi angka kunjungan wisman periode 23 Februari 2022 sampai dengan 12 Maret 2022, yang angka kunjungannya di Kawasan Wisata Lagoi di Kabupaten Bintan hanya 127 wisman, dan Kawasan Wisata Nongsa Sensation di Kota Batam 171 wisman.

“Jika aturan travel bubble tersebut diperbaiki (dilonggarkan), tentu diharapkan bisa mendongkrak lagi jumlah kunjungan wisman,” tuturnya.(kar)



TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini