Beranda Headline

Jembatan Babin Jadi Dibangun 2021, Bahtiar: Ini Murni Program Pusat

0
Pjs Gubernur Kepri, Bahtiar Baharudin-f/zulfikar-hariankepri.com

TANJUNGPINANG (HAKA) – Penantian panjang masyarakat Provinsi Kepri, untuk menyaksikan realisasi pembangunan Jembatan Batam-Bintan (Babin) akhirnya terwujud.

Setelah, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan, akan mulai melakukan pembangunan jembatan itu pada tahun anggaran 2021 mendatang.

Pjs Gubernur Kepri, Bahtiar Baharuddin menyebut, terealisasinya pembangunan jembatan yang akan menyambungkan Pulau Bintan dan Batam itu, merupakan wujud komitmen dari Kementerian PUPR.

“Karena itu rencana pembangunan jembatan ini sudah dilaunching secara resmi oleh Bapak Menteri PUPR, panjangnya nanti sekitar 6,4 kilometer. Ini murni program dari Kementerian PUPR,” katanya, di Aula Wan Seri Beni, Pulau Dompak, Senin (16/11/2020).

Bahtiar meneruskan, sejauh ini dirinya telah menginstruksikan kepada Kepala Barenlitbang, dan juga Kepala Dinas PUPRP Kepri, agar segera melakukan pembersihan di titik-titik koordinat pembangunan jembatan tersebut.

“Minggu depan, sebelum saya kembali saya akan melakukan pemancangan di titik awal pembangunan jembatan itu. Jadi penantian masyarakat Kepri selama 17 tahun segera terwujud,” sebutnya.

Pembangunan fisik jembatan itu lanjutnya, murni menggunakan dana APBN. Sedangkan, pemerintah daerah ikut berkontribusi dengan mengalokasikan anggaran di APBD untuk pembebasan lahan di sekitar jembatan.

“Untuk anggaran pembangunan jembatan itu sekitar Rp 7 triliun. Tapi nanti angka pastinya tolong dicek lagi di Dinas PU,” sebutnya.

Untuk masalah pembebasan lahan sambungnya, ia juga telah meminta kepada BPN / ATR Provinsi Kepri, serta dinas terkait agar memeriksa secara detail soal status lahan disekitar pembangunan jembatan tersebut.

“Ini tujuannya supaya tidak ada spekulan tanah yang bermain. Dan pembangunan jembatan ini supaya bisa langsung jalan,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, rencana pembangunan jembatan tersebut sudah mulai digaungkan sejak era kepemimpinan Gubernur Kepri, Ismeth Abdullah. Namun, realisasi pembangunan jembatan tersebut tak pernah kunjung terwujud.

Baru pada saat kampanye Pilpres di Kota Batam pada 2019 lalu, Presiden Joko Widodo kembali menggaungkan akan memulai pembangunan jembatan tersebut.

Setelah janji itu dilontarkan, titik terang akan realisasi jembatan itu mulai nampak, setelah pihak Kemenko Maritim dan Investasi serta Kementerian PUPR mulai melakukan peninjauan lokasi pembangunan jembatan tersebut.(kar)

Loading...


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here