Beranda Headline

Benahi yang Lokal, Jadi Alasan Hasan Belum Izinkan Alfamart dan Indomaret

1
Pj Wako Tanjungpinang Hasan-f/zulfan-hariankepri.com

TANJUNGPINANG (HAKA) – Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang, Hasan menilai, kehadiran perusahaan ritel nasional yakni Indomaret dan Alfamart, belum dibutuhkan di Tanjungpinang.

Hal tersebut diungkapkan Hasan, untuk mengklarifikasi isu berkembang, yang menyebutkan Pemko Tanjungpinang telah membuka peluang terhadap ritel raksasa tersebut.

Sejauh ini, kata Hasan, dirinya juga belum menerima laporan terkait adanya perizinan yang masuk ke DPMPTSP Kota Tanjungpinang.

“Dari dinas terkait belum ada laporan. Melihat kondisi dan pertimbangan, saya rasa dua ritel itu belum dibutuhkan di Kota Tanjungpinang,” kata Hasan kepada hariankepri.com, Rabu (1/11/2023).

Menurutnya, penegasan tersebut bukan menolak investor yang ingin masuk di Kota Tanjungpinang, tetapi harus dipilah dan melalui kajian yang matang, agar tidak terjadi masalah di kemudian hari.

“Apalagi kita juga mempertimbangkan dampak pertumbuhan ritel lokal yang ada,” ucapnya.

Kadiskominfo Kepri itu merincikan, saat ini terdapat 87 supermarket atau minimarket yang terdata dan aktif di Kota Tanjungpinang.

Berdasarkan data itu, kata dia, Pemko Tanjungpinang akan melakukan upaya, salah satunya berkolaborasi dengan pemilik ritel tersebut, untuk dilakukan pembenahan agar keberadaannya terus berkembang dan mampu bersaing.

Hasan menambahkan, pembenahan dimaksud menyangkut beberapa aspek mulai dari percepatan digitalisasi, melakukan inovasi ekonomi kreatif dengan revitalisasi tampilan, memperhatikan jumlah dan upah karyawan, hingga pemberdayaan UMKM pada ritel yang telah ada tersebut.

“Contoh melakukan inovasi ekonomi kreatif dan revitalisasi tampilan supermarket agar lebih menarik dan nyaman,” tukasnya.(zul)

Baca juga:  Jatuh Tempo Bayar Pajak Bumi Bangunan Berubah, Sekarang Paling Lambat 31 Juli
example banner

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini