Beranda Headline

Prosesi Adat Jadi Candaan Ketua Golkar Kepri, LAM Meradang

0
Proses adat Tepuk Tepung Tawar untuk Ketua DPD I Golkar Kepri, Ahmad Maruf Maulana di Bandara Hangnadim Batam, yang berbuntut kemarahan LAM Kepri-f/istimewa-screenshoot video

TANJUNGPINANG (HAKA) – Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri menyesalkan, tindakan Ketua DPD I Golkar Ahmad Maruf Maulana, yang dinilai telah melecehkan adat istiadat Melayu, dalam prosesi adat tepuk tepung tawar, yang dilakukan di Bandara Hang Nadim, Kota Batam, Selasa (3/3/2020), sekitar pukul 14.45 WIB.

Dari video yang diterima redaksi hariankepri.com, Maruf Maulana yang waktu itu mengenakan baju berwarna putih, disambut oleh iringan kompang, dan dikalungi bunga di pintu keluar Bandara Hang Nadim.

Kemudian dua orang wanita yang mengenakan baju Golkar melakukan prosesi tepuk tepung tawar.

Awalnya, prosesi itu berjalan normal, namun ketika wanita itu tengah menaburkan beras kunyit yang merupakan rangkaian prosesi tepuk tepung tawar tersebut, tiba-tiba Ketua Kadin Provinsi Kepri itu mengambil daun yang digunakan, untuk memercikkan campuran air dan kapur itu ke koleganya sembari tertawa lepas.

Ketua LAM Provinsi Kepri, Abdul Razak pun meradang. Ia menilai, tindakan itu telah merendahkan adat istiadat Melayu.

Karena kata dia, prosesi adat tepuk tepung tawar merupakan prosesi adat yang cukup sakral, sehingga sangat tidak elok jika prosesi itu dipermainkan.

“Semalam sudah kita rapatkan, intinya LAM akan segera mengambil sikap. Intinya itu tetap akan kita proses, karena telah menghina adat Melayu,” katanya, Jumat (6/3/2020).

LAM Kepri sendiri sambungnya, menunggu itikad baik dari Ketua DPD I Golkar Provinsi Kepri Maruf Maulana, untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas tindakannya tersebut.

“Kalau tidak akan tetap kita proses, sampai (mereka) minta maaf. Terutama Ketua Golkar Kepri itu,” tukasnya.

Hingga berita ini ditulis, Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Kepri, Maaruf Maulana belum merespon, ketika hariankepri.com menghubunginya, untuk meminta tanggapannya terkait sikap LAM Kepri tersebut.(kar)



example banner

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here