Mobil Operasional Ditarik Bank, KPU Pinang Diterpa Persoalan Internal

example banner

KPU Kota Tanjungpinang

TANJUNGPINANG (HAKA) – Salah satu unit mobil operasional, milik Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Tanjungpinang, pekan lalu ditarik pihak perbankan di Tanjungpinang.

Informasi penarikan mobil operasional ini dibenarkan oleh salah satu Komisioner KPUD Tanjungpinang, Yoga.

“Info yang saya dapat memang seperti itu, bahwa ada satu mobil merek Avanza ditarik oleh Bank,” ungkapnya, Sabtu (23/2/2019) lalu kepada hariankepri.com.

Yoga memastikan, bahwa mobil operasional yang ditarik bukan mobil dinas yang hibah dari pemerintah, melainkan mobil sewaan.

“Tapi saat kami tanya sewaktu rapat kemarin bersama sekretariat KPU, ternyata mereka bilang mobil itu belum disewa. Saya tak tau juga mana yang benar, karena di kantor KPU itu tidak ada lagi transparansi antara sekretariat dengan komisioner,” jawabnya dengan nada kesal.

Memang, kata dia, di anggaran KPU tahun 2019 ini, ada anggaran penyewaan satu unit mobil.

“Pak Yusuf (Komisioner KPUD) juga cerita bahwa dia ditelpon oleh bank. yang mau narik mobil, karena mobil itu bermasalah, dan sampai hari ini kami belum lihat wujud mobilnya seperti apa,” ujarnya.

Yang jelas kata Yoga, sampai sekarang para komisioner tidak tau persoalan di sekretariat KPU Tanjungpinang.

“Itu bukan urusan kami, itu urusannya bendahara dan jajaran Sekretariat KPUD Tanjungpinang,” pungkasnya. (zul)

author

Author: 

Tinggalkan Balasan