Ada 2 Ribuan Guru Honorer di Kepri, PGRI Minta Mereka Dijadikan CPNS

banner 1140x147

Ketua PGRI Kepri, Dadang AG

TANJUNGPINANG (HAKA) – Pada 19 September 2018 mendatang pemerintah akan membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

banner 300x250

Dengan adanya pembukaan CPNS itu, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Kepri, Dadang AG meminta guru honorer yang sudah lama mengabdi agar diprioritaskan diangkat menjadi CPNS 2018.

Dadang ingin, pemerintah menghargai pengabdian guru honorer, yang telah ikhlas mengajar hingga belasan tahun.

“Masa udah honor sampai 20 tahun, tak lulus jadi CPNS hanya karena tes,” ujarnya.

Dadang menyarankan, ada poin khusus kepada guru honorer yang sudah lama. Misalnya poinnya untuk yang masa kerjanya 0-5 tahun, 5-10 tahun dan seterusnya.

“Jadi pada saat tes ada tambahan poin dari masa kerja honorer itu. Yang jelas bagaiamana cara menghargai kerja honorer itu, urusan KemenPAN dan BKD lah mengaturnya,” kata Dadang kemarin.

Menurutnya, PGRI sudah menyampaikan hal tersebut kepada KemenPAN-RB untuk mengakomodir guru honorer, tetapi belum ada tanggapan.

Selain itu, kata Dadang, faktor usia juga menjadi penghambat guru honorer yang sudah mengabdi puluhan tahun untuk mendaftar CPNS.

“Kalau batas usia kita sudah kasih solusi ke menteri, yakni dengan cara P3K (Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja), yang penting kawan-kawan honorer diakomodir,” sebutnya.

Dadang menambahkan, di Kepri ini ada sekitar 2 ribuan guru honorer.
Untuk gaji mereka sumbernya ada yang dibayar dari komite sekolah, pemerintah daerah dan lainya.

“Meskipun begitu, tapi jauh dari kata sejahtera, karena masih ada yang mendapatkan gaji dibawah Rp 500 ribu,” ungkapnya. (zul)

banner 468x60
author

Author: 

Tinggalkan Balasan