Beranda Headline

Indonesia Cetak Rekor, 143 Ribu Pejabat Fungsional Dilantik di Akhir Tahun 2021

0
Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri, Akmal Malik-f/istimewa-puspen kemendagri

JAKARTA (HAKA) – Sebanyak 143.115 pejabat struktural di lingkungan pemerintah daerah (Pemda) dilantik sebagai pejabat fungsional. Pelantikan para pejabat tersebut, dilakukan secara serentak oleh Pemda di seluruh Indonesia pada, Jumat (31/12/2021).

Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri Akmal Malik mengungkapkan, pelantikan itu, menjadi peristiwa langka, karena baru pertama kali terjadi di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Dia mengatakan, pelantikan tersebut dilakukan secara serentak di hari tersebut, karena batas akhir penyelesaian penyetaraan jabatan fungsional itu di akhir Desember 2021.

“Deadline-nya 31 Desember 2021 Pemda se-Indonesia sudah harus melantik pejabat struktural ke dalam jabatan fungsional sesuai ketentuan,” jelasnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi hariankepri.com, Jumat (31/12/2021) malam.

Diutarakannya, mekanisme pengalihan status para pejabat itu, telah diatur dalam Permen PANRB Nomor 17 Tahun 2021, tentang penyetaraan jabatan administrasi ke dalam jabatan fungsional.

“Dalam regulasi tersebut mengatur batas akhir pengalihan jabatan struktural ke dalam jabatan fungsional hingga 31 Desember 2021,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan, pengalihan status para pejabat itu, bertujuan untuk menciptakan birokrasi yang lebih lincah, sehingga dapat meningkatkan pelayanan publik.

“Presiden Joko Widodo menginginkan agar struktur birokrasi pemerintahan dapat lebih ramping dan fleksibel,” tuturnya.

Untuk di Provinsi Kepri sendiri, di akhir tahun 2021, setidaknya terdapat 5 pemda yang melakukan pelantikan pejabat fungsional.

Ketiga pemda tersebut, yakni Pemprov Kepri dengan jumlah pejabat fungsional yang dilantik sebanyak 415 orang, Pemko Tanjungpinang sebanyak 194 orang, dan Pemkab Bintan sebanyak 188 orang. Lalu Pemko Batam dan Pemkab Anambas.(kar)



example banner

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here