Perusahaan Plat Merah Ini Pendapatan Rp 15 Juta/Bulan, Utang Rp 2 M

Rapat antara Perusda Natuna dengan DPRD Natuna

NATUNA (HAKA)-Kondisi Perusahaan Daerah (Perusda) Natuna makin tidak sehat, bahkan berada dalam posisi kritis. Pasalnya, pendapatan bulanan perusda hanya Rp 15 juta, sedangkan utang perusahaan mencapai Rp 2 miliar.

Ketua Badan Pengawas Perusda Natuna, H. Hermanto mengatakan, utang Rp 2 miliar itu merupakan utang gaji sejak tahun lalu. Belum lagi utang kepada pihak Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan yang mencapai Rp 75 juta.

“Masalah ini membuat perusda berpotensi pailit,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sumber pendapatan Perusda yang ada saat ini hanya jasa pengelolaan Pasar Ranai. Pengahasilan perusahaan itu dari sumber ini hanya sebesar Rp. 15 juta saja per bulan. Selain itu tidak ada lagi sumber pendapatan yang eksis seperti Pasar Ranai.

“Langkah perbaikan pun sudah berkali-kali dilaksanaka, namun hasilnya masih nihil,” ucapnya. (fer)