Pabrik Rokok Dibangun, Nurdin: Jangan Jadi Peletakkan Batu Pertama & Terakhir

banner 1140x147

Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat peletakkan batu pertama pabrik rokok di Dompak

TANJUNGPINANG (HAKA) – Peletakkan batu pertama pembangunan pabrik rokok PT Megatama Batu Karang Indonesia di Kawasan Free Trade Zone (FTZ) Tanjungpinang, Pulau Dompak, jadi titik awal dimulainya investasi di kawasan FTZ Tanjungpinang, Kamis (8/8/2018).

banner 300x250

Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun menyebut, pembangunan pabrik rokok itu tidak hanya dapat menumbuhkan perekonomian di Provinsi Kepri.

Namun, dapat juga menjadi daya tarik bagi investor lain untuk menanamkan investasinya di kawasan FTZ Tanjungpinang. Sehingga ke depan akan semakin banyak pabrik-pabrik lain yang berdiri di kawasan itu.

“Karena kalau sudah ada satu ini Insya Allah akan ada lagi yang lain (investasi). Tapi jangan pula ini peletakkan batu pertama dan terakhir. Kita harap dalam waktu satu atau dua tahun sudah nampak bentuknya,” ujarnya sebelum prosesi peletakkan batu pertama pembangunan pabrik rokok PT Megatama Batu Karang Indonesia.

Lebih lanjut ia menyampaikan, Pemprov Kepri akan terus memonitor proses pembangunan pabrik tersebut. Dalam kesempatan tersebut, Nurdin langsung menginstruksikan TS Arif Fadillah dan Syamsul Bahrum selaku Tim Percepatan Usaha Provinsi Kepri, untuk terus intens memantau proses pembangunan pabrik rokok pertama di Kota Tanjungpinang itu.

“Semua kita monitor mulai dari proses pembangunan dan proses pengurusan perizinan pabrik ini. Karena investasi apapun yang ada di Kepri ini harus kita dorong dengan cara pemerintah memberikan kemudahan,” sebutnya.

Kepada Badan Pengusaha (BP) Tanjungpinang-Bintan, setelah ini ke depannya dapat semakin lincah dalam mencari serta merayu investor untuk menanamkan modalnya di kawasan FTZ Tanjungpinang.

“Kalau sudah ada investor saya harap bawa dulu ke kami (Pemprov Kepri). Bukan untuk memperpanjang birokrasi. Tapi supaya mereka lebih yakin dan percaya,” tuturnya.

Khusus kepada PT Megatama Batu Karang Indonesia, orang nomor satu di Provinsi Kepri itu secara tegas meminta perusahaan itu lebih mengutamakan masyarakat tempatan dalam merekrut tenaga kerja.

“Kami tuntut betul dalam perekrutan tenaga kerja diharapkan perusahaan lebih mengutamakan anak-anak daerah. Ini supaya mereka punya rasa memiliki juga,” tegasnya. (kar)

banner 468x60
author

Author: 

Tinggalkan Balasan