Menentang Pandangan Orangtua Soal Sales Lapangan

example banner

Rima Priandani menerima penghargaan dari Kepala Cabang PT Arista Sukses Abadi

TANJUNGPINANG (HAKA)-Berenang. Itulah hobi sista kelahiran 2 Desember 1989 ini. Kesehariannya menjadi karyawan di PT Arista Sukses Abadi Sebagai sales counter, bisa mengantarkan Rima Priandani menjadi Customer Relation Officer (CRO) di perusahaan resmi yang menjual mobil Suzuki di Tanjungpinang.

Singel lulusan dari Universitas Teknologi Yogyakarta pada tahun 2012 ini, masuk kerja di showroom suzuki pada awal tahun 2013. “Diajak teman waktu itu, katanya ada lowongan pekerjaan di bagian CRO, lalu akhirnya saya mendaftar dan keterima,” jelasnya kepada hariankepri.com

Diceritakanya, sebetulnya orangtuanya tidak menyetujui ia bekerja pada bagian itu, karena menurut orang tuanya pekerjaan sales lapangan itu tidak wajar bagi perempuan.

“Saya hanya berpikir susahnya mencari pekerjaan, maka akhirnya pekerjaan itu saya ambil,” terangnya.

Ia sempat menyerah, namun ternyata setelah 4 bulan bekerja, ia langsung dipindahkan menjadi CRO. Setelah menduduki CRO selama 5 bulan, maka sista yang pantang menyerah ini dipindahkan lagi oleh direkturnya ke bagian sales counter hingga saat ini.

Dirinya sangat mensyukuri dan bangga dengan pekerjaan yang sekarang ini. Rima dituntut berpikir keras, bagaimana penjualan itu harus mencapai target.

Tidak hanya itu, perempuan yang berusia 28 tahun ini, juga mempunyai cita-cita ke depanya, yaitu ingin membuka usaha sendiri. “Tak selamanya kita kerja dengan orang, kita juga ingin sukses. Saya pengen buka usaha,” tutupnya. (zul)

author

Author: 

Tinggalkan Balasan