Beranda Daerah Bintan

Pemprov Kepri Dukung OVOC IPB, Sorgum akan Dijadikan Pangan Keluarga

0
Ketua DPD HA IPB Kepri, Rika Azmi disaksikan oleh Plt Asisten III Pemprov Kepri, Misbardi dan Tim IPB University menerima penghargaan dari pelaksana program OVOC IPB University, Indri -f/masrun-hariankepri.com

BINTAN (HAKA) – Pemprov Kepri mendukung program OVOC IPB University, yang difasilitasi oleh HA IPB Kepri, berupa pendampingan serta penelitian tanaman sorgum di dua kelompok tani, di Bintan.

“Atas nama Pemprov Kepri, kami sangat mengapresiasi IPB University yang melaksanakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan Kegiatan OVOC tahun 2022 di Bintan,” ucap Plt Asisten III Sekdaprov Kepri, Misbardi.

Ia menegaskan, Pemprov Kepri akan jadikan tanaman sorgum, sebagai komoditas pemenuhan pangan keluarga serta ketahanan pangan nasional agribisnis di Kepri.

Misbardi menambahkan, selain sorgum, Pemprov Kepri juga fokus pada program penanaman cabai untuk memenuhi kebutuhan pasar, sekaligus langkah menekan inflasi di daerah.

“Untuk itu, pemprov akan memperluas lahan penanaman dua komoditas itu, di wilayah Kepri sekitar 227 hektare (Ha),” kata Misbardi saat pelatihan para petani di perkebunan Tani Milenial Kreatif, Desa Lancang Kuning, Sabtu (12/11/2022).

Misbardi menerangkan, bahwa sorgum memiliki banyak manfaat bagi tubuh manusia. Komoditas ini banyak mengandung sereal di antaranya, kandungan gula rendah jika dibandingkan beras. Selain itu, cocok untuk dikonsumsi anak balita.

“Kami harapkan ke depannya, program OVOC menjadi role model berbagai pengembangan ketahanan pangan di daerah, salah satunya pengembangan penanaman sorgum,” pungkasnya.

Ketua DPD Himpunan Alumni (HA) IPB Kepri, Rika Azmi menambahkan, program OVOC merupakan kerjasama antara IPB University melalui HA IPB Kepri dengan Pemprov Kepri.

Program OVOC IPB ini diterapkan di dua kelompok tani sorgum yakni, Perkumpulan Tani Milenial Kreatif yang diketuai oleh Rusdi di Desa Lancang Kuning, dan Kelompok Tani Ratun Jaya Topas yang diketuai oleh Ayim Mulyadi (Babe).

Nah, IPB University telah mengutus beberapa mahasiswa melakukan riset (penelitian) akademis terhadap Kelompok Tani Milenial Kreatif. Hasilnya, kelompok ini perlu berbagai edukasi untuk meningkatkan pengetahuan mereka serta meningkatkan produktifitas tanaman sorgum.

Kemudian, sambung Rika, Tani Milenial Kreatif telah meluncurkan kemasan produk beras sorgum 1 Kg bernama Sorgum Sungai Jeram (Gumiram).

Sedangkan, untuk Kelompok Tani Ratun Jaya Topas, yang berada di Toapaya. Menurut, Rika, telah memiliki beberapa produk seperti kopi maupun teh yang terbuat dari bahan sorgum. Sehingga, IPB hanya melakukan pendampingan pengembangan usaha saja.

“Semoga program kerjasama ini dapat meningkatkan produk pertanian sorgum di wilayah Kepri,” tutupnya. (rul)







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini