Beranda Opini

Menilik Peran Strategis dan Partisipatif Pemuda Dalam Mewujudkan Pemilu yang Baik

0
Filemon Tambunan, SM

Oleh :
Filemon Tambunan, SM
Pemerhati Sosial Tanjungpinang

PEMILU merupakan event politik, yang berguna bagi pemuda, untuk menunjukkan kedewasaan dan membuktikan diri sebagai pelopor perubahan sosial, pelopor perubahan politik lokal maupun nasional.

Pemuda juga harus tampil menjadi pelopor, menanam hal-hal kebaikan untuk bangsa ini. Pemuda diharapkan punya optimisme, agar 14 Februari 2024, nanti melahirkan pemimpin yang berkualitas.

Keterlibatan pemuda harus diapresiasi. Karena ada cukup banyak pemuda dan pemudi Indonesia, atau kalangan milenial yang berkiprah di dunia politik, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Hal ini dibuktikan, dengan semakin banyaknya para pemuda yang ikut serta bergabung dengan partai politik, demi bisa dapat berkontestasi di Pemilu 2024 nanti.

Selain jadi peserta di Pemilu, para pemuda saat juga ambil bagian sebagai penyelenggara pemilu, yaitu dengan bergabung menjadi anggota KPU dan Bawaslu.

Sehingga tercipta peran pemuda yang balance di event pesta demokrasi rakyat lima tahunan ini. Peran dan partisipasi pemuda, memang sudah tak dapat dihindarkan lagi.

Karena, menurut data KPU RI akan ada sekitar 53-55 persen, atau 107-108 juta pemilih dibawah usia 40 tahun dari total pemilih di Indonesia. Oleh karenanya, tak heran pemilu kali ini, akan banyak diisi oleh kalangan para pemuda, di berbagai bidang baik sebagai peserta maupun penyelenggara.

Pemilu bukan sekedar memilih siapa pemimpin berikutnya. Namun, juga menjadi wadah pembuktian kesiapan dan kerelaan diri seseorang, bagaimana membangun bangsa dan negara ke depan.

Bonus demografi penduduk yang dimiliki Indonesia menjadi tanda lahirnya sebuah era baru. Para pemuda bukan lagi sekedar menjadi penonton dalam setiap ajang pemilu, namun telah terpanggil juga, untuk bagaimana mengembangkan kemampuan dan perannya dalam membangun kemajuan bangsa dan negara.

Baca juga:  AAS, Industrialis 4.0 dari Timur

Partisipasi pemuda juga harus ditingkatkan dan difasilitasi. Melihat keadaan saat ini, para pemuda mulai banyak melibatkan diri di berbagai posisi seperti relawan, tim sukses, tim lembaga survei, hingga pegiat media sosial orientasi politik talk.

Dengan kehadiran diberbagai partisipasi tersebut, akan menambah warna-warni dan daya tarik dunia politik ke kalangan pemuda lainnya. Hal ini akan menjadi fenomena baru, dan mendorong terciptanya euforia dan selera baru akan politik di kalangan pemuda.

Pemilu 2024 kian waktu semakin mendekat. Pesta demokrasi rakyat terbesar ini akan tiba waktunya. Banyak hal dan persiapan yang menjadi perhatian dan sorotan publik menjelang pemilu ini. Salah satunya, peran para pemuda dalam menyukseskan pemilu 2024 ini khususnya di Provinsi Kepulauan Riau.

Pemuda memiliki peran penting dalam setiap agenda politik negara. Berdasarkan data BPS Kepulauan Riau, data jumlah pemuda dengan umur 17-40 tahun, berjumlah kurang lebih 1 juta jiwa.

Ini menunjukkan suara yang sangat potensial bagi para peserta pemilu 2024. Itu sebabnya, dalam penyelenggaraan Pemilu 2024, pemuda diharapkan menabur benih optimisme agar Pemilu 2024 berjalan dengan aman, damai dan sehat baik di kancah nasional maupun daerah secara khusus di Kepulauan Riau. ***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini