Beranda Headline

Kabar Baik, Pemerintah Kucurkan Rp 74 Miliar untuk Rehab Pasar Baru yang Ambruk

0
Wali Kota Rahma saat meninjau pasar baru II yang ambrul belum lama ini-f/istimewa-prokompim

TANJUNGPINANG (HAKA) – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tanjungpinang, Zulhidayat mengatakan, pembangunan pasar baru II yang ambruk akan dibangun sekitar Agustus 2022 mendatang melalui APBN.

“Mohon doanya mudah-mudahan pembangunannya bisa dimulai Agustus 2022 ini. Anggarannya masuk di APBNP,” katanya, Senin (21/3/2022) melalui pesan singkat kepada hariankepri.com.

Namun Zulhidayat belum bisa menjelaskan secara rinci seperti apa konsep pasar baru yang ambruk itu akan dibangun, mengingat saat ini pihaknya sedang menyiapkan Detail Engineering Design (DED).

“DED sedang finalisasi,” sebutnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, pada Agustus 2022 mendatang ini, pembangunannya termasuk pasar baru I, pasar baru II blok C dan D yang akan dibangun.

“Total anggaran sebesar Rp 74 miliar, sekarang kita lagi finalisasi readyness-nya,” tukasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Tanjungpinang, Rahma bersama Anggota Komisi V DPR RI, Cen Sui Lan, Satker Pekerjaan Umum dan OPD terkait menggelar rapat koordinasi penanganan pasar baru II yang ambruk.

Dalam rapat tersebut, Rahma sangat berharap agar pembangunan pasar baru dapat dilaksanakan tahun 2022 ini. Mengingat kondisi pasar tersebut yang sudah tidak memungkinkan lagi digunakan.

“Besar harapan kami melalui ibu Cen Sui Lan menyampaikan ke kementerian atas kondisi pasar ini,” sebutnya.

Pemko Tanjungpinang, kata Rahma juga akan merevisi DED. Karena pada DED sebelumnya belum mencakup lokasi pasar ikan.

“DED-nya kita targetkan 2 bulan ini selesai, lokasi pasar ikan yang roboh dimasukkan dalam rencana revitalisasi pasar baru,” sebutnya kala itu.

Sementara itu, Cen Sui Lan mengatakan akan mendesak Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR untuk segera merevitalisasi pasar yang telah berdiri sejak tahun 1960 tersebut.

“Kami akan pertegas kembali kepada Menteri PUPR juga Dirjen terhadap kondisi pasar yang harus segera direvitalisasi ini,” imbuhnya.(zul)



TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini