Beranda Daerah Batam

Buka Pelatihan Bagi Pelaku UKM, Marlin Ingatkan Jangan Hanya Sebatas Seremonial

0
Wagub Kepri, Marlin Agustina bersama Anggota Komisi II DPRD Kepri, Asmin Patros usai membuka Pelatihan Ekspor Program Pengembangan Ekspor Disperindag Kepri, di Hotel Baverly, Kota Batam, Selasa (9/3/2021)-f/istimewa-humprohub kepri

BATAM (HAKA) – Wakil Gubernur (Wagub) Kepri, Marlin Agustina meminta Disperindag Kepri dalam memberikan pelatihan ekspor untuk pengusaha Usaha Kecil Menengah (UKM) tidak sebatas seremonial saja.

Tetapi, kata Marlin, disperindag harus bisa menghasilkan kerja nyata sesuai target pemerintah, dalam pemulihan ekonomi masyarakat.

“Saya tidak mau kegiatan ini hanya sebatas seremonial saja. Saya minta Disperindag melaksanakan program ini sampai ada hasil nyata sesuai tujuan yang ditargetkan,” katanya saat membuka Pelatihan Ekspor Program Pengembangan Ekspor Disperindag Kepri, di Hotel Baverly, Kota Batam, Selasa (9/3/2021).

Dalam kegiatan ini, Wagub Marlin juga meminta kepada narasumber di pelatihan tersebut, untuk memberikan ilmunya secara lengkap, menyeluruh dan tidak setengah-setengah.

Karena kata dia, para pelaku usaha UKM, sangat membutuhkan pelatihan ekspor, dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam membangun strategi ekspor impor, manajemen ekspor impor, negosiasi ekspor dan kontak dagang.

“Semua ilmu tersebut tentu tidak bisa didapatkan secara otodidak saja tanpa bantuan dari para pakar,” ucapnya.

Khusus bagi para pelaku UKM yang mengikuti pelatihan itu, Marlin berharap dapat bisa menularkan ilmu yang didapat dari pelatihan untuk para pelaku UKM lain.

Sebab ujarnya, Pemerintah tidak akan sanggup menjangkau semua pelaku UKM karena punya keterbatasan juga.

“Bila pelatihan ini dijalankan dengan baik, maka tidak akan ada nanti pelaku UKM kita yang terpuruk. Harus konsisten hingga tercapai target. Terutama soal manajemen usaha,” jelasnya.

Kepala Disperindag Provinsi Kepri Burhanuddin menambahkan, pelatihan ekspor tersebut dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan kepada pelaku usaha UKM agar gairah mereka kembali lagi untuk melakukan ekspor setelah Covid-19 melanda.

“Untuk itu kami hadirkan para narasumber yang sangat mengerti dengan persoalan ekspor impor. Target kita ekonomi Kepri pulih dan bangkit dan terjalin harmonisasi antara pemerintah dan pelaku usaha dengan baik,” ungkapnya.

Sektor konsumsi, lanjut Burhanuddin menjadi target Disperindag Kepri. Sebesar 70 persen pelaku usaha UKM berada di sektor konsumsi. Sektor ini juga menjadi penggerak ekonomi Kepri.

“Satu komoditi saja kita benahi, maka sudah bisa menyelamatkan ekonomi beberapa orang. Apalagi banyak komoditi. Pemulihan ekonomi akan cepat kita capai,” tukasnya.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas UKM Koperasi Kepri Agusnawarman, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Misni, Kepala Dinas Kebudayaan Kepri, Yerry Suparna.

Kemudian, Anggota Komisi II DPRD Kepri, Asmin Patros, Kepala Dinas KUKM Kota Batam Suleman Nababan, serta para nara sumber, dan istri Sekda Kota Batam Yanti Jefridin.(kar/humprohub)

Loading...


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here