Beranda Headline

Bosan Jadi Pria dengan Uang Pas-pasan? Bangunlah Lebih Pagi

0
Ilustrasi : thinkstok.com

JAKARTA – Selain jumlah uang dan aset, ada hal lain yang membedakan antara orang kaya dan miskin, yakni kebiasaan dalam keseharian.

Thomas C. Corley yang telah menghabiskan lima tahun memelajari gaya dan cara hidup 177 kaya di dunia menuangkan hasil risetnya tersebut dalam sebuah buku.

Corley pun menegaskan bahwa persamaan dari orang-orang kaya ini adalah tiga kebiasaan yang mereka lakukan secara rutin.

Apa sajakah itu? Berikut uraiannya:

Bangun lebih pagi
Menurut studi yang digagas Corley, orang kaya bangun tiga jam lebih awal sebelum memulai rutinitas.

Bangun lebih pagi, kata Corley, menjadi strategi efektif orang sukses menghadapi ritual tak terelakkan, seperti misalnya jalanan macet, mengantar anak ke sekolah, dan rapat kerja yang berjalan terlalu lama.

“Ritual harian yang tidak bisa terelakan ini bisa mencipatkan sebuah pemahaman bawah sadar bahwa 24 jam itu tidak cukup dan Anda tidak memiliki kontrol pada kehidupan sendiri,” jelas Corley.

Bangun jam 5 pagi, kata Corley, meluangkan waktu untuk Anda menyelesaikan beberapa hal lebih dulu sehingga menciptakan rasa percaya diri dan mengembalikan kendali hidup pada tangan Anda.

Olahraga
“73 persen kaum sukses dan kaya raya melakukan latihan 30 menit atau lebih setiap hari,” imbuhnya.

Kebanyakan orang kaya melakukan latihan kardio, seperti lari, jalan cepat, atau bersepeda.

“Kardio tidak hanya baik untuk tubuh Anda, tetapi juga bermanfaat untuk kesehatan otak,” tulisnya.

Latihan, kata Corley, menumbuhkan sel otak dan meningkatkan produksi glukosa. Nah, glukosa itu merupakan nutrisi pada otak yang memengaruhi kecerdasan.

“Semakin tinggi tubuh memproduksi nutrisi alamiah, maka semakin cerdaslah otak Anda,” ungkapnya.

Rajin baca buku
Kebanyakan orang kaya, lanjut Corley, memilih menambah pengetahuan ketimbang hiburan.

“88 persen orang yang berhasil sukses dan menjadi diri miliarder mendedikasikan 30 menit waktu dalam sehari untuk membaca dan mengedukasi diri sendiri. Tujuannya untuk mengembangkan kemampuan dan pengetahuan. Orang-orang kaya ini lebih memilih membaca buku apa pun kecuali yang sifatnya hiburan,” urainya.

Buku biografi orang sukses, pengembangan personal, sejarah, dan petunjuk cara hidup. (KOMPAS.COM)

Loading...


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here