Beranda Headline

Banyak yang Tak Setuju Proyek Gurindam 12, Jumaga Ungkit Jembatan 1 Dompak

0
Maket proyek Gurindam 12

TANJUNGPINANG (HAKA) – Pembangunan penataan kawasan pesisir Gurindam 12 sudah mulai berjalan. Untuk tahun pertama progres pembangunannya ditargetkan 5 persen.

Pada tahun kedua, Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) merestui alokasi anggaran sebanyak Rp 191 Miliar. Demikian ditegaskan Ketua Banggar DPRD Kepri Jumaga Nadeak, kemarin.

Ketika disinggung, jika pembangunan Penataan Kawasan Pesisir Gurindam 12, tidak termasuk dalam salah satu prioritas pembangunan nasional sebagaimana yang diamanatkan Permendagri Nomor 38 Tahun 2018, Politisi PDI Perjuangan ini tidak menjawabnya secara lugas.

“Tergantung pusat (Kemendagri) memandangnya seperti apa. Tapi bagi kita itu tetap skala prioritas,” tuturnya.

Jumaga mengakui, banyak pihak yang merasa tidak seirama dengan pembangunan proyek multiyears tersebut.

Kondisi itu kata dia, sama hal dengan pembangunan Jembatan I Dompak. Ketika, pembangunan jembatan yang menghubungkan Pulau Bintan dan Pulau Dompak itu dimulai pada 2008 lalu, banyak juga pihak yang tidak setuju dengan pembangunan jembatan sepanjang 1,5 Km itu.

“Dulu awalnya kita diserang. Tapi sekarang siapa yang tidak berterima kasih dengan adanya Jembatan Dompak itu. Memang pembangunan ini butuh pengorbanan. Selain itu, inikan ibukota, kita bikin indahlah ibukota provinsi ini,” tutupnya.

Dikutip dari Lampiran Permendagri Nomor 38 Tahun 2018 Tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2019, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota harus mendukung tercapainya lima prioritas pembangunan nasional, sesuai dengan potensi dan kondisi kondisi masing-masing daerah, dan dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2019.

Adapun lima prioritas pembangunan nasional tersebut meliputi, pembangunan manusia melalui pengurangan kemiskinan dan peningkatan pelayanan dasar, pengurangan kesenjangan antar wilayah melalui penguatan konektivitas dan kemaritiman, peningkatan nilai tambah ekonomi melalui pertanian, industri dan jasa produktif.

Selanjutnya, pemantapan ketahanan energi, pangan, dan sumber daya air melalui pelestarian lingkungan, dan terakhir stabilitas keamanan nasional dan kesuksesan pemilu.(kar)

5 Prioritas Pembangunan Nasional 2019

example banner

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here