Gara-gara Galian PDAM, Jalan Ibu Kota Centang Perenang

example banner

Bekas galian PDAM di bilangan batu 9

TANJUNGPINANG (HAKA) – Bekas galian pipa milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kepri, membuat sejumlah ruas jalan Ibu Kota Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang awalnya mulus menjadi centang perenang (tidak beraturan).
Pasalnya, bekas galian tersebut tidak ditutup sempurna. Bekas galian hanya ditutup dengan menggunakan semen seadanya.

Akibatnya, pengendara yang melintas tidak merasa nyaman ketika berkendara. Sepanjang penelusuran, ada 41 bekas galian milik PDAM Tirta Kepri yang tersebar mulai dari Jalan DI Panjaitan Bintan Centre hingga KM 7, Kota Tanjungpinang.

Marliantiningsih salah satu warga yang ditemui, Kamis (19/10/2017) mengaku risau dengan kondisi tersebut.

Warga yang setiap hari melintas di seputaran kawasan itupun berharap PDAM Tirta Kepri mau bertanggung jawab mengembalikan kondisi jalan agar kembali seperti sediakala.

“Jangan dibiarkan macam gitulah, kalau bisa diaspal lagi biar mulus macam dulu,” pintanya.

Menanggapi hal ini, Direktur PDAM Tirta Kepri Abdul Kholik menyebutkan, bila pengerjaan penutupan bekas galian tersebut memang belum sepenuhnya selesai.

“Penutupan itu memang belum selesai. Karena tidak mungkin kita tinggalkan seperti itu,” sebutnya.

Saat ini lanjutnya, PDAM Tirta Kepri tengah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk mengaspal kembali bekas galian tersebut.

“Kita sudah koordinasi dengan PU, karena kita tidak mungkin melakukan pengaspalan. Oktober ini titik-titik galian itu akan kita aspal kembali,” ujarnya.(kar)

example banner
author

Author: 

Tinggalkan Balasan