Air Keras Masih Beredar di Tanjungpinang

example banner

Share this:

Ilustrasi

TANJUNGPINANG (HAKA)- Kasus penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan dibeberapa waktu lalu, menyita perhatian publik nasional. Termasuk juga masyarakat Tanjungpinang. Air keras atau yang dalam bahasa kimianya asal sulfat ini ternyata beredar juga di Tanjungpinang.

Loading...

Dari penelusuan hariankepri.com di sejumlah apotek di Tanjungpinang, asam sulfat atau air keras ini tidak dijual di apotek biasa, namun adanya di Apotek Kimia Farma.

Iwan salah seorang warga Kampung Baru Tanjungpinang mengatakan, dirinya sangat prihatin dengan kejadian di Jakarta beberapa waktu lalu itu. Ia juga khawatir apabila air keras ini bisa dijual bebas di Tanjungpinang

“Yang kita takut itu tentang penjualan air keras. Kalau dijual bebas, atau sembarangan, ini bisa meningkatkan tindak kriminal,” ujarnya kepada hariankepri.com.

Iwan mengharapkan, Pemerintah Kota Tanjungpinang benar-benar mengatur penjualan bahan kimia jenis asam sulfat tersebut. Hal ini perlu dilakukan, sebelum nanti akan memakan korban kejahatan di Tanjungpinang.

“Ya kita harapkan, penjualan itu harus harus dikhususkan oleh pihak tertentu, di apotek masih banyak penjualan air itu,” terangnya lagi.

Di apotek Kimia Farma Batu 3 saat didatangi wartawan, mengakui memang di tempatnya menjual asam sulfat. Memang dari pengakuan petugas apotek, asam sulfat tidak dijual sembarangan. Harus ada resep dokter, ataupun tujuan penggunaan yang jelas.

“Asam sulfat ada bang, tapi abang mau serbuk atau yang cairan, terus abang digunakan untuk apa asam sulfat ini, siapa yang mau?,” ungkap salah seorang petugas yang mengaku bernama Reni.

Di apotek lainya tidak ada yang menjual asam sulfat itu. “Kami tak jual asam sulfat itu bang,” kata penjaga apotek Sakinah di Jalan Pemuda Tanjungpinang.

Hal ini juga dikomentari oleh salah seorang warga Tanjungunggat, Budianto. Ia mengatakan, membeli asam sulfat di apotek seperti kimia farma itu sangat mudah. Walaupun mereka banyak tanya, tetapi alasan yang disampaikan pembeli betul, pasti dijualnya.

“Misalanya bilang aja digunakan untuk pupuk pasti dikasih,” singkatnya. (zul)

Beri rating artikel ini!
author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan