Beranda Headline

Tiket Kapal Singapura Mahal, Kunjungan Wisman ke Kepri Terkena Dampak

0
Kapal feri Majestic Joy saat akan menaikan penumpang dari Pelabuhan Harbourfront Centre, Singapura menuju Pelabuhan Internasional Batam Center-f/zulfikar-hariankepri.com

TANJUNGPINANG (HAKA) – Pemprov Kepri, meminta kepada Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), agar dapat melakukan investigasi terhadap harga tiket kapal Batam-Singapura yang belakangan ini naik cukup tinggi.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri, Adi Prihantara mengatakan, akibat dari hari tiket yang naik tinggi tersebut, berdampak pada kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kepri.

“Harga tiket yang tinggi itu, memicu wisman enggan datang ke Kepri,” katanya, Kamis (6/6/2024).

Dia menguraikan, saat ini harga tiket kapal Batam-Singapura usai pandemi Covid-19 berada di angka Rp 800 ribu – Rp900 ribu Pergi Pulang (PP).

“Padahal sebelumnya hanya sekitar Rp 450 ribu untuk PP,” sebutnya.

Pemprov Kepri, kata Adi, tidak punya kewenangan untuk mengintervensi harga tiket kapal jalur pelayaran internasional. Karena, hal itu merupakan kewenangan operator kapal feri.

Oleh karena itu, ia berharap persoalan harga tiket kapal tersebut dapat segera dituntaskan oleh pemerintah pusat melalui KPPU.

“Kalau ini tidak segera diselesaikan, maka sulit bagi kita untuk mencapai target 3 juta kunjungan wisman pada 2024,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kepri, Darwis Sitorus mengatakan, jumlah kunjungan wisman Singapura ke Kepri pada bulan April 2024 turun 37 persen dibanding Maret 2024, yakni dari 71.975 orang menjadi 44.725 orang.

“Kalau dibanding April 2023, turun 26 persen yaitu dari 61.198 orang jadi 44.725 orang,” sebutnya.

Menurutnya, penurunan kunjungan wisman berkebangsaan Singapura itu salah satu faktor penyebabnya karena tingginya harga tiket kapal, tujuan Singapura – Batam. (kar)

Baca juga:  Kontak dengan PDP Corona, 16 Tentara Dikarantina

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini