Beranda Headline

PDAM Berhasil Buat 96 Titik Kerusakan di Tengah Jalan DI Panjaitan

0
Ilustrasi : Perbaikan Pipa PDAM Tirta Kepri di Jalan DI Panjaitan Km 9 Kota Tanjungpinang beberapa waktu lalu-f/zulfikar-hariankepri.com

TANJUNGPINANG (HAKA) – Di sepanjang Jalan DI Panjaitan, Batu 9 tidak lagi mulus. Sebab, jalan protokol yang ramai dilalui itu, sudah banyak tambal sulam, akibat galian pipa bocor PDAM Tirta Kepri.

Berdasarkan hitungan hariankepri.com, yang dimulai dari putaran (u-turn) batu 10, hingga ke simpang 3 Jalan Raja Haji Fisabillah Batu 8, sedikitnya 68 titik jalan yang rusak akibat tambal sulam dari PDAM Tirta Kepri.

Sedangkan masih di jalan yang sama, namun dari lajur berbeda, terdapat 28 titik jalan yang rusak. Jika dijumlahkan dari dua lajur itu, maka ada 96 titik kerusakan jalan di bilangan DI Pandjaitan.

Tambal sulam tersebut pun juga mendapat tanggapan miring dari pengendara yang kerap berlalu lintas di jalan tersebut.

Pasalnya, kata dia, dengan digali lalu ditambal lagi, tentunya ini bisa merusak jalan. Dari yang semulanya mulus menjadi bergelombang, sehingga pengendara tidak nyaman melintasi jalan tersebut.

“Kalau ditambal seharusnya diratakan lagi. Galian ini macam sudah kewajiban PDAM. Setiap beberapa bulan sekali pasti ada galian jalan. Tak selesai-selesai yang bocor,” sebut Rauf, salah satu pengendara yang kerap melintasi jalan tersebut, Senin (20/6/2022).

Sebelumnya, Direktur PDAM Tirta Kepri, Mamat, mengatakan, tambal sulam itu dikarenakan adanya kebocoran pipa di sepanjang jalan tersebut. Dan kebocoran ini akan terus berlanjut di tahun 2022.

Menurutnya, kondisi itu dikarenakan usulan anggaran sebesar RP 17 miliar, yang disampaikan pihaknya belum dapat diakomodir di tahun anggaran 2022 .

“Sepertinya di tahun 2022 nanti masih seperti itu. Masih tambal sulam (kebocoran),” katanya, tahun 2021 lalu di Gedung Daerah, Kota Tanjungpinang.

Mamat menyampaikan, anggaran sebesar Rp 17 miliar tersebut, diperuntukkan bagi pergantian jaringan pipa disepanjang kawasan Jalan DI Panjaitan, Km 9.

“Karena di sana itu ada tiga jaringan pipa. Mudah-mudahan di tahun 2023 nanti sudah bisa diakomodir,” tuturnya.(zul/kar)



TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini