Beranda Headline

November 2023 Inflasi di Kepri 3,44 Persen, Penyebabnya Cabai dan Beras

0
Aktivitas pedagang cabai di Pasar Bincen Kota Tanjungpinang. Cabai menjadi salah satu komoditi penyumbang utama inflasi di Kepri pada November 2023-f/dian-hariankepri.com

TANJUNGPINANG (HAKA) – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri mencatat, pada November 2023 Provinsi Kepri mengalami inflasi secara years on years (y on y) sebesar 3,44 persen.

Angka itu naik jika dibandingkan inflasi pada Oktober 2023 (y on y) yang tercatat sebesar 2.46 persen.

“Inflasi terjadi karena kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 112,05 pada November 2022 menjadi 115,91 pada November 2023,” ujar Kepala BPS Provinsi Kepri, Darwis Sitorus dilansir dari Berita Resmi Statistik (BRS) BPS Kepri, Senin (4/12/2023).

Lebih lanjut ia menjabarkan, untuk tingkat inflasi month to month (mtm) November 2023 sebesar 0,76 persen. Inflasi itu, terjadi karena kenaikan IHK dari 115,04 pada Oktober 2023 menjadi 115,91 pada November 2023.

“Dari 2 kota IHK di Provinsi Kepulauan Riau, tercatat Kota Batam mengalami inflasi (yoy) sebesar 3,53 persen, dan Kota Tanjungpinang sebesar 2,84 persen,” jelasnya.

Adapun komoditi yang menjadi penyumbang utama inflasi di Provinsi Kepri pada November 2023 secara (yoy) yakni cabai merah sebesar 0,445 persen, beras 0,41 persen, dan rokok filter kretek 0,36 persen.

“Kemudian emas perhiasan 0,21 persen dan cabai rawit sebesar 0,14 persen,” pungkasnya.(kar)

Baca juga:  Akan Dijadikan Desa Smart, PMDes Bintan Datangkan 22 Konsultan dari Jateng

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini