Beranda Headline

Mau Numpang Satu Malam, 80 Penumpang Asal Kalbar Ditolak Warga Pelantar Datuk

0
Sejumlah Warga Kalbar yang keluar dari Pelantor Datuk saat akan dipindahkan ke tempat lain-f/istimewa-kiriman warga

TANJUNGPINANG (HAKA) – Sekitar 80 orang penumpang asal Kalimantan Barat (Kalbar) yang baru tiba di Pelantar Datuk, Jalan Tambak, Tanjungpinang, ditolak warga setempat, Minggu (12/7/2020) sekitar pukul 10:00 WIB pagi.

Penolakan warga Kalbar tersebut dibenarkan oleh RT I RW IV Kelurahan Kamboja, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Idrus.

Menurutnya, kedatangan mereka ini, rencananya ingin bermalam di Tanjungpinang, selama satu hari sambil menunggu kapal untuk berangkat ke Pekanbaru, Riau pada Senin (13/7/2020).

Ia menceritakan, sebelumnya pengurus warga Kalbar itu mendatanginya, untuk mencari tempat tinggal sementara selama satu malam.

“Namun, saya bilang saya hanya menyediakan tempat (ruko) milik teman saya. Segala pengurusan lainnya silakan koordinasi ke pihak terkait,” ungkapnya.

Tapi, tiba-tiba kedatangan warga Kalbar itu tidak diterima oleh masyarakatnya.

“Padahal sebelumnya saya sudah koordinasi ke RT 3 dan RT RW 4 tempat lokasi ruko itu berada, dan mereka tidak keberatan,” terangnya.

Terpisah, Lurah Kemboja, Hendrawan Herninanto membenarkan, bahwa kedatangan warga Kalbar itu ditolak oleh warga setempat.

Menurutnya, hal itu terjadi karena lambatnya koordinasi antara pengurus dengan pihak kelurahan.

“Kalau mereka koordinasi jauh-jauh hari, pasti akan kami bantu. Apalagi kalau saya lihat secara adiministrasi, rapid test mereka non reaktif semua dan persyaratan lainya juga ada,” ujarnya.

Dengan adanya kejadian penolakan warga Kalbar tersebut, ia meminta kepada pengurus agar merelokasi ke tempat yang lain.

“Namun saya belum dapat info mereka pindah ke mana,” tukasnya.

Berdasarkan informasi yang diterima hariankepri.com, sebanyak 80 warga Kalbar tersebut dipindahkan ke ruko di Jalan Pancur Tanjungpinang.(zul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here