Beranda Headline

Masuk Februari 2024, BMKG: Perairan Wilayah Kepri Kembali Kondusif

0
Cuaca cerah terpantau di Pelabuhan Pulau Penyengat, Jumat (2/1/2024)-f/dimas-hariankepri.com

TANJUNGPINANG (HAKA) – Setelah melewati cuaca cukup ekstrem di awal tahun 2024, cuaca dan gelombang di perairan Provinsi Kepri kembali kondusif. Hal ini disampaikan Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Batam, Vivi Putrima.

Menurutnya, kondisi ini disebabkan oleh terdapatnya labilitas atmosfer yang rendah, dan kelembaban udara yang bersifat kering.

“Sehingga menyebabkan berkurangnya pembentukan awan-awan hujan di wilayah Kepri,” ucapnya kepada hariankepri.com, Jumat (2/1/2024).

Lebih lanjut ia menyampaikan, perairan Kota Batam akan dilanda hujan ringan dengan kecepatan angin 12 knot. Sedangkan wilayah Bintan dan Lingga, hanya berawan, dengan kecepatan angin 2 hingga 12 knot.

Selain itu, ia menjelaskan, bahwa tinggi gelombang perairan di wilayah Provinsi Kepri saat ini bervolume rendah, yaitu sekitar 0,5 sampai 1,5 meter.

“Volume ini termasuk gelombang rendah, sehingga dapat dikatakan aman bagi pelayaran. Tapi, bisa jadi gelombang maksimal dapat mencapai dua kali lebih tinggi dari prediksi kami,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, dia mengimbau kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir, tetap waspada terhadap kondisi tiupan angin yang mencapai 12 knot.

“Harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran seperti perahu nelayan, kapal tongkang, kapal feri, dan kapal ukuran besar seperti kapal kargo atau kapal pesiar,” tutupnya.

Sementara itu, dari pantauan hariankepri.com di Pulau Penyengat, para tekong pompong tampak sudah berlayar dengan normal, karena cuaca yang kondusif dan gelombang perairan yang rendah.

“Untuk saat ini hanya angin kencang yang perlu kami waspadai, untuk cuaca dan gelombang masih aman untuk berlayar,” ucap Heri, salah seorang tekong pompong Pulau Penyengat kepada hariankepri.com, Jumat (2/1/2024).

Kendati demikian, ia juga berharap jika cuaca tidak stabil nanti, pelayanan transportasi laut di Pulau Penyengat tetap dapat berjalan lancar di awal Februari 2024 ini.

Baca juga:  Gubernur Ungkap Alasan Hanya Melantik 6 Eselon II, lsdianto: Sisanya Nanti

“Karena sumber rezeki kami dari pelayanan transportasi laut ini,” tukasnya. (dim)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini