Beranda Headline

Lampu Jembatan Sungai Carang Butuh Setengah Miliar Lagi untuk Perbaikan

0
Suasana gelap saat melintas di Jembatan Sungai Carang akibat lampu hias di jembatan ini yang telah rusak-f/dokumen-hariankepri.com

TANJUNGPINANG (HAKA) – Hampir 4 tahun berjalan, lampu hias jembatan sungai carang sudah mulai dioperasikan.

Akhir 2017 silam, lampu warna-warni yang menghabiskan anggaran Rp 3,5 miliar yang menggunakan APBD Kota Tanjungpinang itu telah diresmikan oleh kepemimpinan sebelumnya.

“Lampu hias jembatan itu tidak menyala lagi karena rusak,” kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, Kebersihan dan Pertamanan Kota Tanjungpinang, Djasman, Senin (6/9/2021) saat dihubungi.

Menurut Djasman, pihaknya sudah meminta kepada teknis dari Jakarta agar bisa memperbaiki lampu tersebut.

“Tapi orang itu belum bisa datang. Perkiraan sementara oleh teknisi untuk perbaikan lampu hias ini sekitar Rp 500 hingga Rp 600 juta atau setengah miliar,” sebutnya.

Nah, yang menjadi masalahnya, lanjut Djasman, anggaran untuk perawatan lampu hias tersebut tidak mencukupi. Ia pun mengaku, belum mengetahui kapan lampu tersebut bisa diperbaiki.

“Duitnya tak cukup. Kemungkinan nunggu APBD 2022 itupun kalau dianggarkan. Persediaan sekarang hanya sekitar Rp 200 juta untuk perbaikan lampu,” tuturnya.

Oleh karena itu, untuk sementara waktu, pihaknya memasang lampu sorot pada jembatan tersebut sebanyak 3 unit, supaya tidak terlalu gelap pada malam hari.

“Sebenarnya selain memang lampunya rusak, juga ada penyebab lainnya. Yaitu kabel lampu hias itu dicuri. Infonya sekarang yang mencuri itu sudah ditangkap polisi,” tukasnya.(zul)

example banner

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here