Beranda Headline

Krisis Keuangan Pemko Belum Tuntas, Defisit Masih Kurang Rp 27 Miliar

0
Penjabat Wali Kota Tanjungpinang, Hasan-f/zulfan-hariankepri.com

TANJUNGPINANG (HAKA) – Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang, Hasan menyampaikan, untuk menyelesaikan defisit anggaran sekitar Rp 97 miliar tahun 2024, maka Pemko Tanjungpinang akan menggenjot angka penerimaan dari sektor perpajakan.

“Sampai saat ini sudah dapat Rp 70,3 miliar, tapi untuk sisa Rp 27 miliar akan kita pacu melalui pendapatan penerimaan pajak,” kata Hasan saat diwawancarai hariankepri.com, kemarin.

Perpajakan yang dimaksud, lanjut Hasan, bisa saja bersumber dari pajak hotel, pajak bumi dan bangunan, restoran, terutama parkir dan retribusi sampah.

“Yang sebenarnya retribusi parkir dan sampah itu mempunyai proyeksi yang signifikan, cuma pengelolaan saja yang belum maksimal,” ucapnya.

Ia melanjutkan, dalam pekan ini, dirinya akan meminta kepada OPD terkait untuk melakukan presentasi mengenai proyeksi pendapatan pajak tersebut.

Hasan menjelaskan, Rp 70,3 miliar yang sudah didapatkan sebelumnya bersumber dari pemotongan 62 persen belanja setiap OPD yang ada di Pemko Tanjungpinang.

“Seperti perjalanan dinas, makan minum kegiatan dan pemeliharaan yang dianggap tidak terlalu penting, jadi hanya itu saja yang dipotong sedangkan yang lain tetap berjalan,” ungkapnya.

Seperti untuk kegiatan pembangunan infrastruktur, lanjut dia, segera dilakukan pengerjaan sesuai dengan rencana yang sudah dijadwalkan.(zul)

Baca juga:  Sasar Industri Kreatif, Batam Creator Academy Resmi Beroperasi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini