Beranda Daerah Bintan

Korban Pencabulan di Kijang Derita Usus Buntu, Dokter Sarankan untuk Dioperasi

0
Subkor P3KPA, Wuri Handayani serta Kadis P3AKB Bintan Aryati (tengah) saat berada di Mapolsek Bintim-f/masrun-hariankepri.com

BINTAN (HAKA) – Gadis 12 tahun selaku korban pencabulan dari dua tersangka HI (23) dan BN (30), mengalami penyakit usus buntu. Demikian ditegaskan oleh Sub Koordinator (Subkor) P3KPA, DP3AKB Bintan, Wuri Handayani.

Wuri mengatakan, atas penyakit yang diderita oleh gadis itu, sehingga dokter RSUD Bintan Kijang menyarankan agar korban segera dioperasi.

“Anak itu saat ini masih di rumah orang tuanya di Bintan Timur (Bintim),” terang Wuri kepada hariankepri.com, Kamis (6/6/2024) malam.

Untuk rencana operasi penyakit itu, Wuri selaku Perlindungan, Pencegahan, dan Penanganan Kekerasan Perempuan dan Anak (P3KPA), akan berkoordinasi dengan pihak Polres Bintan. Sebab, kasus korban dalam proses penyidikan.

“Keluarga koran juga telah memberikan informasi tentang kondisi penyakit anak tersebut ke pihak Penyidik Kepolisian,” tutupnya.

Sebelumnya, Kabid Pengembangan dan Humas RSUD Bintan, Murnilawati mengatakan, anak itu sempat masuk di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dalam kondisi tidak sadarkan diri, pada Rabu (29/5/2024).

“Kondisi pasien lemas karena hemoglobin (HB) nya rendah. Sehingga, harus dilakukan rawat inap,” tuturnya.

Ia menduga, salah satu penyebab HB pasien rendah adalah karena gadis itu mengeluhkan sakit bagian ulu hatinya. “Karena terlambat makan,” pungkasnya. (rul)

Baca juga:  Gubernur Tetapkan UMK 2019, Pinang Terendah se-Kepri

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini