Beranda Daerah Bintan

Kerjasama Berakhir, Pasien RSUD Bintan Diarahkan Ambil Obat ke Tanjungpinang

0
Suasana Apotek Kimia Farma di Kijang Kecamatan Bintan Timur-f/masrun-hariankepri.com

BINTAN (HAKA) – RSUD Bintan Kijang telah menerapkan program pelayanan rujuk balik, bagi pasien penyakit diabetes maupun darah tinggi, termasuk obatnya.

“Selama ini, kami siapkan obat-obatan bagi pasien yang rutin periksa setiap bulan di rumah sakit, dan di Apotek Kimia Farma Kijang yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan,” ucap Direktur RSUD Bintan dr Bambang Utoyo kepada hariankepri.com, Rabu (10/1/2023).

Namun, pasien RSUD Bintan itu tidak bisa lagi mengambil obat-obatan di Apotek Kimia Farma Kijang, mulai tahun 2024 ini.

Pasalnya, sambung Bambang, kontrak kerjasama antara BPJS Kesehatan dan Apotek Kimia Farma Kijang, berakhir Desember 2023 kemarin.

“Pak Bupati Roby sudah fasilitasi dan membahas keberlanjutan kerjasama obat-obat pasien itu, antara BPJS Kesehatan dan Kimia Farma Kijang. Tapi belum ada titik temu,” terangnya.

Sehingga, kata Bambang, pasien-pasien rumah sakit harus mengambil obat apotek lain, yakni, Kimia Farma, Kilometer 16, Toapaya, dan Kimia Farma Batu 10 Kota Tanjungpinang.

“Ya, terpaksa kita arahkan pasien mengambil obat di dua apotek lagi,” sarannya.

Bambang menambahkan, Pemkab Bintan tidak menginginkan hal itu terjadi pada masyarakat. Bahkan, Pemda telah menawarkan solusi yakni, ada satu ruangan di Rumah Sakit Kijang untuk Kimia Farma, agar pasien dapat mengambil obat.

“Tapi belum mendapat kesepakatan dari pihak BPJS Kesehatan dan Kimia Farma,” pungkasnya. (rul)

Baca juga:  Dibangun Tahun Depan, Pemko Usulkan Rp 24 Miliar Revitalisasi Pelantar Kuning

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini