Beranda Headline

Kemenperin Tunjuk Kota Tanjungpinang Jadi Pusat Pengembangan IKM

0
Kepala Disperdagin Kota Tanjungpinang, Riany foto bersama dengan jajaran Kementerian Perindustrian-f/zulfan-hariankepri.com

TANJUNGPINANG (HAKA) – Kementerian Perindustrian (Kemenperin), menunjuk Kota Tanjungpinang, sebagai pusat pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM) di daerah terluar, khususnya di Pulau Bintan.

Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian (Disperdagin) Kota Tanjungpinang, Riany mengungkapkan rasa syukur dan bangga, atas penunjukan Kota Tanjungpinang sebagai pusat pengembangan IKM tersebut.

Atas penunjukan tersebut, lanjut Riany, maka kini Kota Tanjungpinang menjadi lokus utama dalam pengembangan SDM IKM.

Untuk menyukseskan pengembangan IKM tersebut, Disperdagin Kota Tanjungpinang melakukan bimbingan teknis. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan calon wirausaha baru, terutama di sektor reparasi alat rumah tangga dan service handphone.

Perwakilan Kementerian Perindustrian saat membuka bimtek di Hotel Comforta Tanjungpinang-f/zulfan-hariankepri.com

“Untuk menciptakan calon pelaku usaha baru, perlu dilakukan bimbingan teknis terhadap pelaku usaha,” kata Riany, saat menghadiri kegiatan bimtek IKM Service alat rumah tangga, di Hotel Comforta, Selasa (23/4/2024) kemarin.

Ia menyampaikan, bimtek yang dilakukan ini Disperdagin Kota Tanjungpinang sendiri telah bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian RI.

“Saya harap setelah mengikuti kegiatan ini, peserta dapat membuka usaha sendiri dan menjadi pelaku IKM yang mandiri,” harapnya.

Menurutnya, manfaat dari bimtek ini, bertujuan untuk memberikan dukungan khusus kepada pemko Tanjungpinang serta berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi daerah.

Jajaran Disperdagin dan Kementerian Perindustrian saat foto bersama dengan peserta pelaku usaha saat mengikuti Bimtek-f/zulfan-hariankepri.com

“Yang tadinya kita perlu memakai tenaga-tenaga dari luar, tapi nanti cukup dari lokal, khususnya di bidang reparasi alat rumah tangga dan service handphone,” ungkapnya.

Ketua Panitia Pelaksana, Ciska Farida Ariani, menambahkan, pelaksanaan bimtek ini terbagi menjadi dua bidang, yaitu untuk IKM service alat rumah tangga dan IKM service handphone.

“Setiap bidang memiliki 24 peserta, sehingga total keseluruhan peserta mencapai 48 orang,” ucapnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan bimtek yang berlangsung selama empat hari, mulai dari 23 April hingga 26 April 2024 tersebut, bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian dengan Disperdagin Tanjungpinang.

Baca juga:  Pesan Ansar ke Hasan: Selamat Bekerja dan Jaga Amanah

“Dengan terlaksananya kegiatan ini, maka dapat menjadi langkah untuk memajukan sektor IKM di Kota Tanjungpinang,” tukasnya.(adv)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini