Beranda Headline

Kabiro Pengadaan Pemprov Akui Kontraktor Gurindam 12 Pernah Blacklist

0
Kepala Biro Pelayanan Pengadaan Pemprov Kepri, Misbardi

TANJUNGPINANG (HAKA) – PT Gunakarya Nusantara kontraktor pemenang tender, sekaligus pelaksana pembangunan penataan kawasan Gurindam 12 tercatat pernah masuk dalam daftar hitam (blacklist).

“Memang mereka pernah masuk daftar blacklist. Tapi tahun berapa tepatnya kita juga tidak tahu,” ujar Kepala Biro Pelayanan Pengadaan Provinsi Kepri, Misbardi, Rabu (10/10/2018) kemarin.

Ia menyebut, temuan itu berdasarkan data yang diperoleh pihaknya, dari Lembaga Pelaksana Jasa Konstruksi (LPJK) selama masa sanggah kemarin.

Dari penelusuran itu juga kata dia, kini status blacklist yang sempat diberikan ke perusahaan tersebut sudah berakhir.

“Jadi sekarang secara nyata mereka tidak ada di blacklist. Tapi pernah kena blacklist. Sesuai aturan kalau masa blacklistnya habis mereka boleh ikut lelang lagi,” jelasnya.

Misbardi juga menyampaikan, selama masa sanggah, pihaknya juga telah menyerahkan seluruh berkas perusahaan itu ke pihak Inspektorat untuk diteliti lebih lanjut. Dari hasil Inspektorat, tidak ditemukan masalah di dokumen perusahaan tersebut.

Dari penelusuran hariankepri.com. pembangunan proyek yang dikerjakan PT Gunakarya Nusantara kerap menuai masalah.

Seperti yang dikutip dari laman kompas.com pada tahun 2014 lalu, PT Gunakarya Nusantara pernah bermasalah saat melaksanakan Pembangunan Masjid Agung Kabupaten Bandung Barat yang berlokasi di Plasa Mekarsari, komplek Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, Kecamatan Ngamprah, Jawa Barat. Pembangunan Masjid dengan alokasi anggaran Rp 17,5 Miliar itupun sempat mangkrak hampir tahun.

Selain itu, dikutip dari laman jawapos.com pada 2017 lalu, PT Gunakarya Nusantara juga bermasalah saat melaksanakan proyek revitalisasi asrama haji di Provinsi Jambi, yang menyebabkan proyek tersebut mangkrak. Pembangunan proyek itu sendiri dibiayai dari dana APBN dengan pagu sebesar Rp 57,6 miliar.(kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here