Beranda Daerah Batam

Jika Jadi Gubernur Kepri, Soerya Tetap Adakan Insentif Mubaligh dan Guru TPQ

0
Calon Gubernur Kepri, Soerya Respationo saat bertemu imam dan guru keagamaan-f/istimewa-tim SInergi

TANJUNGPINANG (HAKA) – Calon Gubernur Kepri dan Wakil Gubernur Kepri, Soerya-Iman memastikan, jika terpilih di Pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang, maka program insentif untuk mubaligh, imam dan guru Taman Pendidikan Quran (TPQ) tetap diadakan.

Soerya-Iman memiliki perhatian besar terhadap guru keagamaan di Kepri, sekaligus ini bentuk apresiasi kepada mereka. Demikian disampaikan oleh Juru Bicara SInergi Kepri, Hamzah Johan.

“Begitu pula guru keagamaan semua lintas agama akan mendapat perhatian yang sama,” ungkapnya.

Menurutnya, ada yang berasumsi jika SInergi Kepri yang menang maka insentif mubaligh, imam, guru-guru TPQ akan dihapus.

“Jadi perlu kami pertegas, bahwa jika Soerya-Iman jadi Gubernur dan Wakil Gubernur justru akan tetap memberi bantuan insentif dari pemerintah Provinsi Kepri,” tegasnya.

Ia menilai, guru keagamaan dinilai sangat berperan dalam membentuk karakter warga yang berakhlak mulia.

Hal ini selaras dengan visi pasangan nomor urut 1 untuk mewujudkan provinsi kepulauan riau yang maju, mandiri, sejahtera, berakhlak berlandaskan asas kebersamaan dan gotong-royong.

Sementara itu, Calon Gubernur Kepri, Soerya Respationo dalam berbagai kesempatan, terus menyampaikan salah satunya tentang pemberian insentif tersebut.

Pemberian insentif ini, menurutnya, menjadi upaya untuk terus meningkatkan kesejahteraan dan kualitas pengabdian guru keagamaan, dalam mendidik anak-anak di Kepri menjadi lebih baik.

“Para guru agama, guru TPA-TPQ, juga pengurus tempat-tempat ibadah itu juga pasti diberikan insentif pemerintah. Karena pemerintah punya kewajiban untuk menyejahterakan masyarakat,” tukasnya. (zul)

Loading...


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here