Beranda Headline

Hari Ini, Rahma Kirim 22 Pejabat Eselon II Pemko ke Pekanbaru untuk Assessment

0
Para pejabat eselon II Pemko Tanjungpinang saat dilantik beberapa waktu lalu-f/istimewa

TANJUNGPINANG (HAKA) – Selasa (11/1/2021), sebanyak 22 pejabat eselon II yang ada di lingkungan Pemko Tanjungpinang bertolak ke Kota Pekanbaru Provinsi Riau.

22 pejabat eselon II yang diberangkatkan itu, sesuai dengan Surat Perintah Wali Kota Tanjungpinang, Rahma dengan nomor: 820/359/4.2.02/2021 untuk mengikuti assessment di Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Riau, selama dua hari.

Adapun 22 pejabat tersebut, yakni Sekdako Tanjungpinang Teguh Ahmad Syafari, Kepala DLH Riono, Kepala Inspektorat Tengku Dahlan, Kadisnaker Hamalis, Staf Ahli Abdul Kadir Ibrahim, ketiga Asisten Setdako, yakni Tamrin Dahlan, Samsudi dan Muhamad Iksan.

Lalu ada juga nama Sekretaris DPRD Efendi, Kepala Bapelitbang Surjadi, Kepala Damkar Hantoni, Kadissos Acmad Nur Fattah, Kadispora Agustiawarman, Kadis Perkim Djasman, Kadiskominfo Ruli Friady, Kepala DPMPTSP Marzul Hendri, Kepala Arsip Wan Samsi, Kasatpol PP Ahmad Yani, Kadis Pemberdayaan Perempuan Rustam, Kadishub Bambang Hartanto, Kepala DPPKAD Yuswandi dan terakhir Kepala BPPRD, Riany.

Saat dikonfirmasi hariankepri.com, Sekretaris BKPSDM Kota Tanjungpinang, Said Zainal membenarkan hal tersebut.

“Iya benar. 22 pejabat eselon II termasuk Sekda hari ini sudah berangkat ke Pekanbaru Provinsi Riau,” katanya, saat dihubungi.

Ia menegaskan, keberangkatan 22 pejabat eselon II itu, untuk mengikuti assessment sesuai dengan perintah kepala daerah.

“Nanti setelah assessment, hasilnya langsung dilaporkan ke wali kota. Bisa saja setelah asessment dilakukan rotasi,” ucapnya.

Sebelumya, Kepala BKPSDM Kota Tanjungpinang, Raja Khairani mengatakan, pejabat eselon II yang tidak dilakukan assessment, adalah mereka yang baru saja dilantik dan menjalani open bidding.

“Hasil assessment mereka masih berlaku,” imbuhnya.

Seperti Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Elfiani Sandri, Kadis PUPR Zulhidayat, Kepala Dinas Pendidikan, Endang Susilawati, Kadis DP3 Yoni Fadri dan Kepala Dinas Budpar Meitya Yulianty.

Menurut Khairani, kegiatan assessment tersebut berfungsi untuk penilaian kinerja para kepala OPD yang bersangkutan.

“Biar diketahui bakat dan minatnya, dan apakah perlu dimutasi dan rotasi atau tidak,” tuturnya.

Lagipula lanjutnya, hal ini dilakukan dikarenakan pejabat eselon II yang ada di Pemko Tanjungpinang banyak yang pensiun pada tahun 2022 ini.(zul)



example banner

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini