Beranda Daerah Kepri

Gubernur Ajak Para Dubes Keliling Kepri

0
Gubernur Kepulauan Riau H Nurdin Basirun Berfoto Bersama para Duta Besar (Dubes) dari negara-negara sahabat untuk Indonesia

JAKARTA (HAKA) – Gubernur Kepulauan Riau H Nurdin Basirun mengundang para Duta Besar (Dubes) dari negara-negara sahabat untuk Indonesia yang berdomisili di Jakarta datang ke Kepulauan Riau. Gubernur berjanji, akan memberikan pelayanan yang maksimal. Termasuk, membawa para Dubes dan pengusaha berkeliling Kepulauan Riau dengan kapal.

“Saya akan menakhodai kapalnya nanti. Dengan datang langsung ke Kepri Anda akan tahu Kepri lebih dekat. Dan, saya jamin Anda akan tertarik untuk berinvestasi di sana,” kata Gubernur dalam acara Update from The Region yang diselenggarakan oleh Pemprov Kepri bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri di kantor Kementerian Luar Negeri Jakarta, Selasa (11/4/2017).

Gubernur juga berterima kasih kepada Kementerian Luar Negeri yang cukup intens mempromosikan Kepulauan Riau kepada para pengusaha internasional melalui Kedubes yang ada di Jakarta, salah satunya melalui kegiatan ini. Sebanyak 30 Kedubes yang ada di Jakarta diundang dalam acara Update from The Region ini, 13 diantaranya langsung dihadiri Dubesnya, sementara lainnya diwakilkan.

Sebelum mengajak para Dubes ke Kepri, Gubernur terlebih dahulu memperkenalkan Kepri dengan berbagai potensi yang dimiliki. Disampaikan, bahwa Kepri berada di perbatasan negara. Namun sangat aman dan nyaman bagi para investor dan turis. Dekat dengan Singapura, Malaysia dan Vietnam serta berbatasan langsung dengan Selat Malaka, yakni salah satu jalur laut tersibuk di dunia sebagai akses perdagangan dunia.

“Kepri ini miniaturnya Indonesia, terdapat 2.408 pulau di sana. Dan banyak sekali potensi yang bisa kita gali di Kepri baik di bidang maritim, perdagangan, jasa, pariwisata, hankam, budaya dan sebagainya. Yang terpenting walaupun kami diperbatasan, namun selalu dalam keadaan aman dan kondusif,” kata Gubernur.

Dalam kesempatan yang sama Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman Muhammad Fachir dalam sambutan pembukaannya juga mengatakan jika Kepulauan Riau adalah salah satu Provinsi baru di Indonesia. Namun, perkembangannya cukup pesat. A. M Fachir menegaskan apa yang sudah disampaikan Gubernur, bahwa Kepri memiliki potensi investasi yang luar biasa seperti di bidang shipyard, pariwisata, kelautan, perikanan dan sebagainya.

“Tahun lalu, 2016, Kemenlu mengajak para Duta Besar yang ada di Jakarta datang ke Kepri untuk melihat langsung potensi yang ada di sana. Saya rasa itu adalah salah satu upaya kami mempromosikan peluang yang dimiliki Indonesia, khususnya Kepri.

Acara ini akan kita agendakan menjadi agenda tahunan. Di tahun 2017 ini, rencananya kita akan kembali mengajak para Duta Besar datang lagi ke Kepri. Dan tentunya apa yang kita lakukan hari ini sangat berkesinambungan dengan program yang sudah kita lakukan itu tersebut,” kata Fachir.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan diskusi panel. Dalam diskusi ini Gubernur Menjadi narasumber bersama SDirektur Fasilitasi Promosi Daerah, BKPM RI, Kepala Bagian Perencanaan dan Kerjasama Sekretariat Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus serta kisah sukses pengusaha/investor di Kepri dalam hal ini diwakili oleh pihak PT. BRC. Acara dialog ini dimoderatori oleh Staf Ahli Bidang Diplomasi Ekonomi dengan diawali pemutaran video profil Provinsi Kepulauan Riau.

Inti dari diskusi panel ini adalah memperkenalkan Kepri kepada para Dubes dan pengusaha internasional secara lebih spesifik lagi. Termasuk diantaranya keunggulan-keunggulan yang dimiliki oleh setiap Kabupaten dan Kota yang ada di Kepri. Terutama daerah yang masuk dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). (red/humas pemprov)

Loading...


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here