Beranda Headline

Besok Lomba TTG Tingkat Provinsi, Tiga Terbaik Wakili Kepri ke Bali

0
Kepala DPMD Dukcapil Kepri, Sardison

TANJUNGPINANG (HAKA) – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Pendudukan dan Pencatatan Sipil (DPMD Dukcapil) Provinsi Kepri, akan menggelar lomba inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Provinsi Kepri pada Rabu (11/7/2018) hingga Jumat (13/7/2018).

Lomba yang akan digelar di Mall Tanjungpinang City Centre (TCC) itu, akan diikuiti 30 peserta yang terdiri Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek), instansi pemerintah/swasta, sekolah, perguruan tinggi, dunia usaha dan masyarakat umum yang berasal dari tujuh kabupaten/kota se Provinsi Kepri.

Kepala DPMD Dukcapil Provinsi Kepri Sardison menyampaikan, selain akan mendapatkan hadiah uang tunai dan piagam, khusus untuk juara 1 sampai 3 dalam lomba ini akan diikutsertakan pada gelar TTG tingkat nasional di Provinsi Bali pada bulan Oktober mendatang.

Adapun tim penilai yang dilibatkan dalam lomba ini terdiri dari Dirjen Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kemendes PTT, Pusat Pengembangan TTG LIPI Subang, DPMD Dukcapil Provinsi Kepri, Fakultas Teknik Umrah, dan Politeknik Negeri Batam.

“Seluruh tim penilai ini dilibatkan untuk menjaga netralitas penilaian dan dalam rangka transfer knowledge,” ujarnya, Selasa (10/7/2018).

Pada kesempatan itu, Sardison juga menyampaikan, pada TTG tahun 2018 ini pihaknya juga akan membentuk forum inventor dan inovator.

Inovator yakni masyarakat baru menciptakan satu alat. Sedangkan inventor yakni hasil inovasi yang sudah pernah diikut sertakan dalam TTG namun produknya tersebut sudah melalui tahap modifikasi dan dilombakan kembali.

Forum ini sendiri digagas sebagai wadah untuk ajang tukar pikiran bagi para mantan peserta lomba TTG tingkat Provinsi Kepri.

“Supaya mereka bisa saling bertukar dan saling berbagi inovasi,” sebutnya.

Selain itu imbuhnya, DPMD Dukcapil Provinsi Kepri juga akan memfasilitasi untuk pengusulan hak paten beberapa hasil produk TTG.

Untuk merealisasikan hal ini pihaknya kini telah berkoordinasi dengan LIPI, Subang dan Politeknik Batam untuk mensortir setiap produk TTG yang akan dipatenkan.

“Kita menginginkan setiap tahun minimal dua produk dari hasil TTG ini dapat dipatenkan. Dengan adanya penetapan hak paten ini ada perlindungan Haki (Hak Kekayaan Intelektual,red),” tuturnya.(kar)

example banner

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here