Beranda Headline

Berhasil Dapat DID Rp 18 Miliar, DPRD Kepri Apresiasi Kinerja Pemprov

0
Wakil Ketua II DPRD Kepri, Raden Hari Tjahjono berbincang dengan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad beberapa waktu lalu.f/istimewa-setwandprdkepri

TANJUNGPINANG (HAKA) – DPRD Kepri, mengapresiasi kinerja pemprov, karena berhasil memperoleh Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp 18 miliar, di APBD Perubahan Kepri Tahun 2022.

“Alhamdulillah. Oleh karena itu kita apresiasi Pemerintah Provinsi Kepri,” ujar Wakil Ketua II DPRD Kepri, Raden Hari Tjajono, Jumat (30/9/2022) kemarin.

Raden menyampaikan, berkat capaian itu membuat belanja Pemprov Kepri di APBDP yang sebelumnya diproyeksikan Rp 3,947 triliun, menjadi Rp 3,965 triliun.

“Naik sebesar Rp 90 miliar,” jelasnya.

Namun, Politisi PKS itu menekankan, kepada Pemprov Kepri, khusus untuk belanja yang berasal dari DID, peruntukkannya harus berpedoman pada PMK Nomor 140/ Pmk.07/2022.

Yakni, untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi di daerah, yang meliputi, perlindungan sosial, seperti bantuan sosial, dukungan dunia usaha terutama usaha mikro, kecil, dan menengah.

Kemudian, dapat juga digunakan penurunan tingkat inflasi dengan memperhatikan pengarusutamaan gender dan pemberdayaan perempuan serta penyandang disabilitas.

“DID tidak dapat digunakan untuk mendanai, gaji, tambahan penghasilan, dan honorarium, dan perjalanan dinas,” tegasnya.

Sebelumnya, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menyampaikan, keberhasilan Pemprov Kepri memperoleh DID tentunya berkat kerja dan kinerja yang dilakukan oleh jajaran Pemprov Kepri selama ini.

“Kita dapat dana insentif daerah sekitar Rp 18 miliar karena kinerja dan kerja yang kita lakukan,” katanya, Selasa (27/9/2022).

Dilansir dari salinan PMK Nomor 140/ Pmk.07/2022 yang diterima redaksi hariankepri.com, daerah yang memperoleh DID tersebut dihitung berdasarkan kinerja daerah.

Adapun kinerja daerah yang dimaksud yakni, penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN), percepatan belanja daerah, percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, dukungan belanja daerah terhadap penurunan kemiskinan, pengangguran, dan stunting, dan penurunan inflasi daerah.(kar)







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini