Beranda Headline

Banyak Oknum PNS Terlibat Politik Praktis, Akademisi STAIN Ingatkan Bupati Karimun

0
Dosen STAIN SAR Tanjungpinang, Joni Shandra SH MH-f/istimewa-koleksi pribadi

KARIMUN (HAKA) – Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Karimun Aunur Rofiq dan Anwar Hasyim, mulai memimpin roda pemerintahan setelah dilantik oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad, di Tanjungpinang pada April 2021 silam.

Untuk menjalankan roda pemerintahan lebih baik ke depan, maka kepala daerah harus didukung oleh para pejabat perangkat organisasi perangkat daerah (OPD). Hal ini mendapat perhatian khusus dari Dosen STAIN SAR, Joni Shandra SH MH.

Joni menuturkan, jika Bupati dan Wakil Bupati Karimun Aunur Rofiq – Anwar Hasyim, memilih eselon II, III dan IV, harus memiliki kapabilitas, profesional serta loyalitas terhadap kepala daerah.

Sehingga, para pejabat yang dipilih oleh Bupati dan Wabup dapat melayani masyarakat Kabupaten Karimun sesuai harapan rakyat, bukan karena ada faktor x.

“Kami memberi catatan untuk Bupati Karimun menjelang 6 bulan ke depan, untuk memilih pembantunya sesuai peraturan dan perundang-undangan,” ucap Joni.

Joni menyarankan ke Bupati Karimun agar membentuk tim ad hoc, untuk menyeleksi pembantu dalam pengisian jabatan-jabatan tertentu, di lingkup Pemkab Karimun selama periode ke depan.

“Supaya tidak nilai ada unsur negatif atau faktor x,” terangnya.

Saran atau catatan itu, menurut Joni, ada kaitannya dengan hasil Pilkada Karimun tempo hari yakni, Aunur Rofiq – Anwar Hasyim menang tipis dari rivalnya Iskandarsyah – Anwar Abubakar.

Pasalnya, terindikasi banyaknya para eselon II, III maupun IV Pemkab Karimun saat itu, melakukan politik praktis untuk menumbangkan petahana Aunur Rofiq.

Misalnya, hasil Pilkada Karimun di salah satu kompleks perumahan di Kabupaten Karimun. Penghuni perumahan ini, kata Joni, mayoritas ASN atau pejabat eselon. Padahal ASN, dilarang berpolitik praktis untuk mempengaruhi warga.

“Kami sangat menyayangkan dalam pilkada Karimun tempo hari, itu beberapa eselon 2 3 dan 4 bermain di belakang layar, dan mempengaruhi masyarakat untuk memilih lawan petahana,” jelasnya.

Artinya, menurut Joni, kemenangan tipis Aunur Rofiq – Anwar Hasyim, harus menjadi evaluasi total secara politik.

“Baik secara internal pemerintahannya, maupun timses dan partai pendukungnya,” imbuh Joni. (rul)

example banner

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here