3 Anggota DPRD Pinang Pindah Parpol, Bakal Ada 5 PAW

example banner

Share this:

Ketua DPRD Tanjungpinang, Suparno saat melantik PAW anggota DPRD dari Leo Siahaan kepada Sukandar

TANJUNGPINANG (HAKA) – Wakil Ketua II DPRD Kota Tanjungpinang dari Partai Hanura, Ahmad Dani ikut merasa kehilangan, akibat salah satu kader terbaiknya yaitu, Fengky Fasinto yang yang pindah ke Partai Nasdem.

Loading...

“Memang politik itu dinamis, namun pada dasarnya sebenarnya kamipun juga kehilangan kader terbaik kami,” ungkapnya, Rabu (18/7/2018) saat ditemui di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Tanjungpinang, Senggarang.

Dani menyebut, Fenky Fasinto sendiri sudah mengajukan surat pengunduran diri ke partai Hanura. Artinya, sekarang ini Fenky sudah benar-benar pindah ke Partai Nasdem.

Sedangkan untuk Pergantian Antar Waktu (PAW), lanjut Dani, itu semua ada mekanismenya. Untuk pengganti Fenky adalah Hendi Delfi.

“Kalau dulu, dibawah Fenky itu yakni Hartono, tapi karena Hartono sudah pindah ke PDI-P,  maka penggantinya Hendi Delfi,” sebutnya.

Dani juga menambahkan, sebenarnya sampai saat ini, Fenky masih bisa bekerja dan masih menerima gaji sebagai Anggota DPRD Kota Tanjungpinang.

“Sebab, SK pemberhentian dari Gubernur Kepri belum ada. Karena dia hanya baru bersifat mengundurkan diri,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Suparno menyampaikan, anggota dewan yang pindah partai itu sudah tentu mengikuti aturan-aturan yang berlaku.

“Untuk PAW nya kita menunggu dari partai asalnya,” imbuhnya.

Suparno sendiri tidak tahu berapa anggota dewan yang pindah partai. Karena belum ada keputusan resminya.

Sebelumnya, Kabag Umum dan Kesekretariatan DPRD Kota Tanjungpinang, Yusuwadinata mengatakan, anggota dewan yang pindah partai itu ada sebanyak 3 orang.

Yakni Fenky Fasinto yang awalnya dari Hanura pindah ke Nasdem Kota Tanjungpinang. Beni dari PKPI pindah ke Golkar, sementara Agung dari partai PKPI pindah ke Nasdem Provinsi Kepri.

Dengan demikian, bakal ada lima PAW yang akan berlangsung di DPRD Tanjungpinang. Selain Beni, Fengky dan Agung. Dua kader PDIP lainnya juga termasuk, yakni Rahma yang pindah ke Golkar dan Borman Sirait yang meninggal dunia. (zul)

author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan