Tiap Tahun Pemko Bayar PJU Rp 15 Miliar ke PLN, Tapi Lampu Jalan Banyak Mati

example banner

Share this:

Kadis Perkim Kota Tanjungpinang, Djasman-f/zulfan-hariankepri.com

TANJUNGPINANG (HAKA) – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang, sedikitnya menggarkan Rp 15 miliar per tahunnya, untuk membayar listrik ke PLN, khusus pembayaran Penerangan Jalan Umum (PJU).

Loading...

Per bulannya, paling sedikit Rp 1,2 miliar yang disediakan pemko dalam membayar PJU, kendati banyak PJU alias lampu jalan yang mati.

“Untuk menekan biaya bayar itu, kami akan buat program meterisasi ke tiang PJU yang ada di Tanjungpinang,” ungkap Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, Kebersihan dan Pertamanan (Perkim) Kota Tanjungpinang, Djasman.

Ia mengatakan, program tersebut dilakukan agar pembayaran listrik PJU, bisa ditekan dan terlalu mahal seperti sekarang ini.

“Kalau sekarang hidup atau mati lampunya, bayarnya tetap sama. Nah, kami berharap pembayaran listrik bisa jauh lebih murah kalau pasang meteran,” ungkapnya, akhir pekan lalu.

Yang dimaksud dengan program meterisasi itu, sambung Djasman, yakni setiap 10 tiang PJU akan diletakkan 1 meteran.

“Program itu akan dilakukan secepatnya, paling tidak di tahun ini,” imbuhnya.

Sebab, sambung dia, apabila program itu tidak dilaksanakan, maka sangat banyak biaya yang dihabiskan untuk pembayaran listrik PJU ini.

“Dalam satu bulan saja, pembayaran PJU Rp 1,2 miliar, kalau setahun sekitar Rp 15 miliar,” ujarnya.

Pihaknya, lanjut Djasman, juga bersedia untuk membeli meteran baru yang akan dipasang pada tiang PJU nantinya.

Anggaran untuk program meterisasi ini, tambah dia, juga sudah disediakan, namun ia belum bisa menyebutkan berapa anggaran yang akan dikeluarkan.

“Yang jelas lebih dari Rp 1 miliar, termasuk untuk jaringannya,” pungkasnya.(zul)

Tag:
author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan