BP2RD Klaim Target PAD Tercapai, dari Labuh Jangkar Tak Ada Pemasukan

example banner

Share this:

Kepala BPPRD Provinsi Kepri, Reni Yusneli-f/zulfikar-hariankepri.com

TANJUNGPINANG (HAKA) – Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Restribusi Daerah (BP2RD) Provinsi Kepri Reni Yusneli, tak menjawab rinci tentang, capaian realisasi penerimaan pajak dan retribusi daerah Provinsi Kepri sepanjang triwulan I 2019.

Loading...

“Insya Allah sampai Juni 2019, target kita masih tercapai,” katanya yang ditemui usai ekspos realisasi PAD di Ruang Serbaguna Lantai 3, DPRD Provinsi Kepri, Pulau Dompak, Selasa (16/7/2019) kemarin.

Menurutnya dari beberapa item retribusi dan pajak daerah bagi PAD Provinsi Kepri, retribusi dari sektor pajak air permukaan dan labuh jangkar, yang belum sama sekali memberi pemasukan terhadap PAD Provinsi Kepri.

“Labuh jangkar sekarangkan masih dalam kajian. Pajak air permukaan juga karena masih ada masalah dengan ATB,” jelasnya.

Sedangkan untuk retribusi dan pajak lainnya, seperti PKB, BBN-KB, PBB-KB, dan pajak rokok, menurutnya progresnya cukup menggembirakan.

Bahkan, ia mengklaim retribusi pajak rokok dan BBN-KB di Triwulan 1 /2019 ini, realisasinya telah melebihi target yang telah ditetapkan.

“Rokok kita sudah melebihi target dan BBN-KB capaian kita juga 36 persen. Ini juga sudah jauh dari target (Tw I),” sebutnya.

Namun lanjutnya, untuk realiasi pajak dan retribusi dari sektor PKB sejak awal tahun lalu hingga mendekati akhir Triwulan 1 progresnya diakui masih cukup lambat.

Menurutnya, hal itu lebih disebabkan karena masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk membayar pajak kendaraan bermotor.

“Tapi kita optimis akan tercapai. Karena setelah ada kebijakan penyesuaian penurunan tarif pajak berdasarkan tahun pembuatan, sekarang sudah cukup masyarakat yang membayar pajaknya,” tutupnya.

Pemerintah Provinsi Kepri di tahun anggaran 2019, menargetkan realisasi penerimaan PAD Provinsi sekitar Rp 1,1 triliun. Angka tersebut naik sebanyak Rp 65 miliar atau 6,33 persen bila dibandingkan pada 2018.(kar).
———————————–
Target PAD Provinsi Kepri 2019 :

1.Pajak Kendaraan Bermotor: Rp 43 miliar, naik sekitar Rp36 miliar dari tahun 2018.

2.Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN KB): Rp 229 miliar turun dari tahun sebelumnya.

3.Air Permukaan: Rp 20 miliar naik dari Rp 15 miliar pada tahun 2018.

4.Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBB KB): Rp 310 miliar.

5.Pajak Rokok: Rp 104 miliar.
————————————————–
# sumber : BP2RD Provinsi Kepri

example banner
author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan