Beranda Daerah Bintan

Tidak Diizinkan KONI, Tim Futsal Bintan Tetap Pakai Jasa Pemain Tanjungpinang

0

example banner
Tim Futsal Putra Bintan (pakaian putih) sedang saling bersalaman dengan pemain futsal Batam, di Gor Demang Lebar Daud Kijang, Kabupaten Bintan-f/masrun-hariankepri.com

BINTAN (HAKA) – Manajemen Futsal Kabupaten Bintan, mendatangkan pemain asal Kota Tanjungpinang dalam perhelatan Porprov Kepri tahun 2022 yang ke-5, untuk kategori futsal pria.

Hal itu terungkap, dari surat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tanjungpinang, nomor: 21/RKM/KONI-TPI/X/2022 tertanggal 5 Oktober 2022.

Surat ini yang ditandatangani oleh Ketua Umum KONI Tanjungpinang, Andan ini menegaskan, pencabutan terhadap atlet asal Kota Tanjungpinang, agar tidak dimainkan dalam perhelatan Porprov Kepri itu.

KONI Tanjungpinang mencabut surat rekomendasi yang diajukan Asosiasi Kota Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askot PSSI) Tanjungpinang nomor: 0756/KE.Askot.PSSI/X/22 tanggal 3 Oktober 2022, ke Panitia Besar (PB) Porprov Kepri.

Meskipun KONI Tanjungpinang telah melarang, pemain futsal Tanjungpinang bermain untuk Bintan, namun Tim Futsal Bintan tetap menggunakan jasa pemain asal Tanjungpinang tersebut.

Saat babak penyisihan, Tim Futsal Bintan kategori putra melawan Tim Kota Batam, pada Rabu (2/11/2022) siang. Dari pantauan hariankepri.com, terlihat sejumlah atlet futsal asal Tanjungpinang ikut bermain.

Saat dikonfirmasi, Pelatih Kepala Tim Futsal Putra Kabupaten Bintan, Wahyu membenarkan, mereka meminjam 7 atlet asal Kota Tanjungpinang untuk memperkuat Tim Futsal Bintan.

Surat pencabutan rekom yang diterbitkan KONI Tanjungpinang

“Semua persyaratan dokumen kita sudah disahkan oleh PB Porprov Kepri, untuk pinjam pemain asal Kota Tanjungpinang,” ucapnya usai pertandingan.

Ia berdalih, pinjam atlet dari Kota Tanjungpinang itu karena Sumber Daya Manusia (SDM) di Bintan sangat minim. Sehingga, Pengurus Tim Futsal dari Bintan menggunakan atlet dari Tanjungpinang.

“Lagian, pemain itu tidak dimainkan oleh KONI Tanjungpinang di Porprov Kepri tahun ini,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, pemain futsal untuk putra dan putri di Bintan, sebenarnya tidak ada. Khususnya kategori putra. Makanya, mereka meminjam atlet Tanjungpinang.

Sekertaris Panitia Besar (PB) Porprov Kepri Tahun 2022, Amri mengakui, ada pencabutan izin rekomendasi atlet tersebut dari KONI Tanjungpinang.

Baca juga:  Persiapan Ritual Api Obor, Pemkab Bersih-bersih di Bawah Gunung Bintan

“Atlet sudah sempat direkomendasikan KONI Tanjungpinang ke Bintan. Setelah disahkan oleh Tim PB Porprov Kepri, baru masuk surat dari KONI Tanjungpinang untuk menarik surat rekomendasi sebelumnya,” tuturnya.

Amri menambahkan, terkait permasalahan peminjaman pemain Kota Tanjungpinang ini, pihaknya telah memanggil kedua tim pemain Bintan dan Tanjungpinang untuk mencari solusi melalui musyawarah. Dengan harapan agar tidak terjadi problem saat pertandingan.

“Ternyata Tim Tanjungpinang tidak memainkan atlet itu. Dan hasil musyawarah kedua tim sepakat pinjam pemain Tanjungpinang. Musyawarah memang tidak melibatkan KONI Tanjungpinang juga,” tukasnya. (rul)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini