Beranda Headline

Tekan Angka Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan, Pemko Libatkan Kepsek

0
Pj Wako Hasan saat membuka kegiatan pelatihan Psycological First Aid dan Pendampingan TPPO di Hotel Aston Tanjungpinang-f/zulfan-hariankepri.com

TANJUNGPINANG (HAKA) – Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang, Hasan meminta Dinas P3APM Tanjungpinang, agar bisa menekan angka kasus kekerasan anak dan perempuan pada tahun 2024 ini.

Hal itu diminta Hasan, karena jumlah kasus yang ada saat ini masih cukup tinggi, sehingga penanganan ini harus menjadi atensi Pemko Tanjungpinang.

“Padahal Tanjungpinang ini kota kecil, tapi masih terus ada kasus kekerasan ke anak dan perempuan,” kata Hasan kepada hariankepri.com, Selasa (21/5/2024) di Hotel Aston usai membuka kegiatan pelatihan Psycological First Aid dan Pendampingan TPPO.

Hasan mengatakan, untuk mengatasi permasalahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, perlu pembenahan terutama bagi petugas yang mengurusi langsung soal anak dan perempuan.

“Saya menilai, pemerintah harus memiliki andil penting dalam pencegahan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak ini,” ujarnya.

Hasan pun meminta, para peserta yang mengikuti pelatihan ini dapat berkontribusi aktif, untuk mencegah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Pesertanya sudah sangat pas, karena memang orang-orang yang selama ini berada di garis depan yang berhadapan dengan kasus tersebut,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Kepala DP3APM Bambang Hartanto, mengatakan, dalam pelatihan ini, pihaknya melibatkan 120 orang yang terdiri dari kepala sekolah (kepsek), Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

Menurutnya, peserta ini nanti akan melakukan pembinaan di wilayahnya masing-masing jika ada kasus kekerasan anak maupun perempuan.

“Nanti akan diajarkan bagaimana menanganinya, supaya korban tidak trauma, serta mencegahnya,” tukasnya.(zul)

Baca juga:  Pjs Bupati Bintan Siap Bantu Bawaslu untuk Tertibkan Spanduk Paslon Petahana

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini