Beranda Daerah Batam

Sembako Langka, Ibu-ibu Marah di Depan Nurdin

0
Gubkepri Nurdin Basirun,Saat Meninjau Kios Dipasar

BELAKANGPADANG (HAKA) – Kelangkaan sembako yang terjadi di Belakangpadang, Batam, sejak sekitar 10 hari terakhir membuat Gubkepri Nurdin Basirun, risau. Dia pun datang berkunjung ke sana untuk mencari solusinya, Senin (14/2/2017).

Satu per satu kedai didatanginya, di saat itulah Nurdin didatangi seorang ibu yang marah-marah dan mengomel di depan Nurdin. “Beras tak ada! Gula tak ada! Tempe tak ada! Semua tak ada!” teriak ibu itu di depan Nurdin.

Tak berhenti di situ, seorang ibu lainnya datang menimpali, “Kami mau makan apa, Pak!”

Para ibu memang marah dengan kelangkaan sembako dan berbagai barang kebutuhan lainnya itu. Karenanya, Nurdin tetap sabar mendengarkan.

“Sebut saja apa yang tak ada sekarang,” jawab Nurdin.

Nurdin memahami kemarahan masyarakat Belakangpadang. Apalagi saat peninjauan dia melihat sejumlah kedai tidak buka. Karena bahan yang mau dijual sudah habis. Saat ini, di kedai-kedai yang ada hanya menjual stok barang yang lama.

Karena itu, Gubernur ingin ada aturan yang memihak masyarakat untuk jangka panjang. “Ini masalah perut rakyat. Bukan masalah politik. Apalagi sekarang cuaca sedang tak bagus,” ujar Nurdin.

Gubernur, mengatakan jangan sampai warga perbatasan yang berada di depan negara maju di seberang Batam, ada yang meninggal gara-gara sembako tak ada. Menurut Nurdin, harus ada kebijakan untuk mengatasi kelangkaan sembako di Belakangpadang.

“Atas nama rakyat, kami minta kebijaksanaan untuk Kepri, khususnya Belakangpadang ada aturan yang memihak,” tegas Nurdin.
Kunjungi Bea Cukai Batam

Usai melakukan peninjauan ke Belakangpadang, Gubernur Nurdin langsung menuju Kantor Bea Cukai Batam di kawasan Batu Ampar. Di Kantor Bea Cukai, sudah menunggu Wali Kota Batam HM Rudi dan Kepala Bea Cukai Batam Noegroho Widodo. Hampir satu jam Gubernur dan Wali Kota Rudi berbincang penyelesaian masalah Belakangpadang.

“Saya sudah minta ke Bea Cukai untuk memberi solusi. Akan ada solusi cepat,” ujar Nurdin kepada sejumlah wartawan.

Terhadap masalah ini, imbuh Nurdin, pemerintah harus hadir. Tentu aturan yang ada harus dipatuhi. Tapi pihak Bea Cukai sendiri menyebutkan penyelesaian masalah ini sedang dikaji tapi segera selesai. (red/humas pemko)

Loading...


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here