Beranda Headline

Salurkan Bantuan Pinjaman UMKM, Gubernur Ansar Mendadak Jadi Pegawai Bank

0
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat melakukan penyaluran kredit pinjaman program bantuan subsidi bungan pinjaman UMKM di Kantor Perwakilan Bank Riau Kepri Tanjungpinang, Rabu (8/12/2021).f/zulfikar-hariankepri.com

TANJUNGPINANG (HAKA) – Program bantuan subsidi bunga pinjaman bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang digagas oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, resmi disalurkan, Rabu (8/12/2021).

Menariknya, dalam proses penyaluran tersebut, dilakukan langsung oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad yang waktu itu mendadak jadi pegawai admin kredit dari Bank Riau Kepri.

Layaknya, seorang petugas bank, orang nomor satu di Provinsi Kepri itu, melakukan pemeriksaan berkas sekaligus melakukan wawancara singkat kepada nasabah yang melakukan akad kredit dengan memanfaatkan program tersebut.

“Jenis usahanya apa bu? Ibu bawa materai? Saya tempel dulu materainya bu, ya,” katanya kepada Siti Rahayu nasabah yang akan melakukan akad kredit.

Setelah, melakukan pemeriksaan berkas dan seluruh berkasnya dinyatakan lengkap. Gubernur Ansar pun, langsung menyerahkan secara simbolis bantuan pinjaman tersebut kepada nasabah.

Ditemui usai kegiatan, Ansar Ahmad menyatakan, di tahun anggaran 2022 mendatang Pemerintah Provinsi Kepri akan melanjutkan program tersebut.

“Tahun depan kita alokasikan Rp 2 miliar lagi. Jika nanti banyak peminatnya di APBD Perubahan 2022 kita tambah lagi,” tuturnya di Kantor Perwakilan Bank Riau Kepri Tanjungpinang.

Ansar berharap, melalui program ini dapat membantu para pelaku UMKM yang akan mengembangkan usahanya di tengah kondisi pandemi Covid-19.

“Kepada para pelaku UMKM mari manfaatkan program ini untuk memperbesar skala usahanya sekaligus sebagai upaya untuk pemulihan ekonomi nasional,” tuturnya.

Kepala Perwakilan Bank Riau Kepri Tanjungpinang, Wan Abdul Rahman, menyampaikan, terhitung 8 Desember 2021 sebanyak 63 pelaku UMKM yang akan mendapatkan pinjaman melalui program ini.

“Itu untuk di Kota Tanjungpinang saja, sedangkan untuk di daerah lain, datanya ada di masing-masing kantor cabang perwakilan kita,” jelasnya.

Lebih lanjut ia, menyampaikan, bagi pelaku UMKM yang mendapatkan pinjaman sebesar Rp 20 juta selama dua tahun, besaran biaya pokok yang harus dibayarkan sebesar Rp 833 ribu per bulan.

“Sedangkan bunganya itu satu bulan Rp 83 ribu. Bunga inilah yang ditanggung oleh Pemprov Kepri,” tuturnya.

Bagi pelaku UMKM yang ingin memanfaatkan program ini, syaratnya kata dia, sama seperti pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Meliputi, mempunyai usaha yang sudah dijalankan minimal 6 bulan dan tidak sedang memiliki memiliki atau mendapatkan kredit dari bank lain.

“Yang jelas untuk jaminan pokoknya adalah usaha dia sendiri,” katanya.

Siti Rahayu pelaku UMKM yang mendapatkan kredit itu mengaku senang dan sangat terbantu dengan adanya program ini. Menurutnya, dengan adanya program ini ia bisa dengan mudah untuk mengembangkan usaha kue keringnya.

“Rencananya bantuan ini mau saya belikan mixer besar. Supaya bisa menampung lebih banyak pesanan,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, dalam APBD 2021 ini Pemprov Kepri telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2 miliar untuk program bantuan subsidi pinjaman UMKM di Provinsi Kepri.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menyampaikan, program ini bertujuan untuk mendongkrak ekonomi Kepri dimasa pandemi Covid-19 melalui sektor UMK.

“Caranya dengan memberikan pinjaman lunak dengan bunga 0 persen selama masa pinjaman 2 tahun untuk pelaku UMKM,” katanya pada, Jumat (20/8/2021) lalu.(kar)



example banner

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here