Beranda Headline

Libur Idul Fitri, Lagoi dan Penyengat Paling Ramai Dikunjungi Wisman

0
Wisatawan saat berkunjung ke Pulau Penyengat pada libur Idul Fitri 1445 Hijriah, Minggu (14/4/2024)-f/dian-hariankepri.com

TANJUNGPINANG (HAKA) – Selama libur Idul Fitri 1445 hijriah, Dinas Pariwisata (Dispar) Kepri mencatat, destinasi wisata religi dan bahari di Kepri, menjadi lokasi favorit yang dikunjungi oleh para wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Kabid Pengembangan Pemasaran Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kepri, Afitri Susanti menyampaikan, Pulau Penyengat dan Lagoi menjadi dua lokasi yang paling banyak diminati oleh para wisatawan saat berlibur selama Idul Fitri 1445 hijiriah.

“Apalagi Pulau Penyengat yang daya tariknya luar biasa. Karena pada tahun ini sangat banyak wisatawan yang datang berkunjung ke sana,” katanya, kepada hariankepri.com, di Gedung Daerah, Kota Tanjungpinang, Jumat (19/4/2024).

Menurutnya, ramainya wisatawan yang datang berkunjung ke pulau itu dikarenakan, saat ini wajah pulau tersebut sudah jauh berubah lebih cantik.

“Itulah yang membuat mereka (wisatawan) ramai-ramai datang ke sana untuk melihat wajah baru Pulau Penyengat,” jelasnya.

Rata-rata kata dia, wisatawan yang datang berkunjung ke Pulau Penyengat selama lebaran Idul Fitri didominasi oleh wisatawan mancanegara, seperti dari Malaysia dan Brunei Darussalam.

Wisatawan saat berkunjung ke Lagoi Bay pada libur Idul Fitri 1445 Hijriah, Sabtu (13/4/2024)-f/dian-hariankepri.com

“Untuk angka pastinya memang belum kita hitung. Tapi yang jelas, paling banyak yang datang dari Malaysia dan Brunei,” sebutnya.

Fitri melanjutkan, ramainya wisman yang datang ke Pulau Penyengat selama lebaran Idul Fitri juga berdampak positif terhadap para pelaku UMKM dan pelaku ekonomi kreatif di pulau tersebut.

“Karena spending money yang keluar dari wisman itu sangat luar biasa,” tuturnya.

Selain, Lagoi dan Pulau Penyengat, Kota Batam sambungnya, juga masih menjadi primadona menjadi tempat berlibur bagi para wisatawan baik dalam maupun luar negeri.

Wisatawan yang datang ke kepri yang mengunjungi destinasi wisata religi dan juga bahari.

“Batam yang menjadi favorit itu masih wisata belanjanya, yang banyak dikunjungi wisman dari Singapura dan Malaysia,” pungkasnya.

Baca juga:  Dikira Suspect Corona, Warga Ranai yang Pingsan di Pasar Ternyata Vertigo

Sebelumnya Gubernur Ansar mengatakan, di tahun 2024 ini Pemprov Kepri juga telah mengusulkan sejumlah proyek revitalisasi di Pulau Penyengat ke Pemerintah Pusat. Proyek tersebut, rehabilitasi Balai Adat, kelanjutan pembangunan jalan, drainase, dan air bersih, serta pembangunan Monumen Bahasa Nasional.

Bahkan, menurutnya Menteri PPN Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa menyetujui usulan anggaran untuk pembangunan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat.

“Sudah disetujui anggarannya senilai Rp 93 miliar. Kita juga sudah membicarakan detail desain-nya dengan Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR,” katanya, kepada hariankepri.com, beberapa waktu lalu.

Gubernur Ansar mengatakan, di tahun 2024 ini Pemprov Kepri kembali akan menyolek Pulau Penyengat dengan melakukan sejumlah penataan dan revitalisasi fasilitas penunjang pariwisata di pulau tersebut.

“Kita ingin pulau Penyengat menjadi salah satu magnet wisata yang mampu menarik kunjungan wisatawan dan meningkatkan ekonomi masyarakat,” sebutnya.(kar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini