Beranda Daerah Bintan

Kakak Beradik Jadi Korban Tabrak Lari, Ibu Kandung Minta Polantas Usut Tuntas

0
Kondisi Alexander dan Stefanus di RSUD Bintan, Kijang-f/istimewa

BINTAN (HAKA) – Leta (51), seorang ibu rumah tangga warga Kijang, Bintan Timur meminta agar polisi lalu lintas, mengusut pelaku yang mencelakai anaknya, hingga terbaring di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bintan, Kijang.

Kedua anaknya itu bernama Stefanus Topuh (18) dan Alexander Porhan Topuh (16). Kakak beradik itu, mengalami luka berat akibat ditabrak lari oleh kendaraan roda empat, di Jalan Raya Dompak-Kijang, Wacopek, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang, Rabu (21/12/2022) sore.

“Si kakak Stefanus patah tulang di bagian kaki kanan, dan adik Alexander alami luka-luka berat,” ucap Leta dengan nada menangis, saat dikonfirmasi, Kamis (22/12/2022).

Akhirnya, kata Leta, kedua anaknya harus dirujuk ke rumah sakit, Kota Batam. Dirinya, harus mengadu kemana untuk proses penyembuhan dan biaya pengobatan kedua putranya tersebut.

“Saya harus bagaimana pak, tolong pak. Saya keluarga tak mampu. Mana anak saya mau dirujuk ke Batam. Kasihan kami dan anak saya,” tutur Leta sambil menangis.

Hingga saat ini, kedua anak itu masih di RSUD Bintan, Kijang, Kecamatan Bintan Timur. Pihak rumah sakit, sambung Leta, belum ada tindak lanjut penanganan terhadap Stefanus dan Alexander ke Batam.

“Saya tidak tau apa alasannya dari Rumah Sakit Kijang, melakukan rujukan kepada anak saya. Anak saya masih dirawat dengan infus dan tabung sekarang,” jelasnya.

Leta kembali menceritakan secara singkat kejadian yang menimpa kedua putranya itu. Pada Rabu (21/12/2022) sekitar pukul 17.00 WIB, Stefanus membonceng adiknya dengan menggunakan sepeda motor Honda Scoopy bernomor Polisi B 2714 RB, menuju ke Tanjungpinang.

Setibanya di lokasi kejadian, mereka melihat mobil berwarna merah dari arah berlawanan sedang melaju kencang. Hingga sang kakak pun menepi dan berhenti sebelah kiri jalan, untuk menghindari mobil yang tidak dikenal itu.

Baca juga:  Tinggal 12 Orang yang Positif, Covid-19 di Tanjungpinang Mendekati Nol Kasus

“Tiba-tiba mobil itu menabrak. Sampai anak saya yang pertama terlempar dan tersangkut di atas pohon. Adiknya masuk parit. Motor rusak parah sampai stang setir motor lepas,” jelasnya.

Kedua anaknya pun ditolong oleh Anggota Satlantas Polres Bintan, yang saat itu sedang mengawal kendaraan alat berat dari Kijang ke Kota Tanjungpinang.

“Polisi itu langsung larikan anak saya ke rumah sakit ini (Kijang). Semalam, Rabu sore, sudah ada anggota Polantas Polresta Tanjungpinang dan Polres Bintan. Kejadian kecelakaannya masuk Polresta Tanjungpinang,” sebutnya.

Atas kejadian itu, Leta meminta kepolisian agar mengusut kendaraan roda empat yang menabrak kedua anaknya itu.

Selain itu, ia juga berharap bantuan Pemkab Bintan agar mencarikan solusi pengobatan kedua putranya. “Saya tak bisa berbuat apa-apa sekarang. Tolong kami Bapak Bupati Bintan,” pintanya. (rul)

example banner

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini