Beranda Ekonomi Bisnis

Diskon Pajak Beli Mobil Diperpanjang, Suzuki Arista Tanjungpinang: Berlaku untuk Ertiga

0
Tabel harga mobil Suzuki di PT Suzuki Arista Tanjungpinang-f/istimewa

TANJUNGPINANG (HAKA) – Pemerintah resmi memperpanjang diskon Pajak Penjualan Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) 100 persen, untuk kendaraan bermotor hingga September 2022.

Akan tetapi, pembebasan pajak barang mewah sepenuhnya untuk pembelian mobil baru itu, hanya berlaku pada kuartal I/2022. Untuk pesertanya juga semakin sedikit, dibandingkan dengan tahun lalu.

Perpanjangan relaksasi itu tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 5/PMK.010/2022, tentang PPnBM atas Penyerahan Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah berupa Kendaraan Bermotor Tertentu, yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2022.

Insentif PPnBM DTP kendaraan bermotor diberikan pada dua segmen kendaraan bermotor. Segmen pertama yaitu mobil LCGC yang harganya tidak sampai Rp 200 juta.

Periode insentif untuk LCGC diberikan baik pada kuartal pertama, kedua, dan ketiga di 2022. Insentif diberikan dalam bentuk potongan PPnBM sebesar 100 persen, 66,66 persen, dan 33,33 persen.

Artinya, tarif PPnBM yang dibayar di kuartal pertama 2022 adalah 0 persen, lalu pada kuartal kedua menjadi 1 persen, dan kuartal ketiga 2 persen.

Segmen kedua adalah kendaraan dengan kapasitas mesin hingga 1.500 cc dengan harga antara Rp200 juta—Rp250 juta. Diskon PPnBM di segmen ini adalah 50 persen pada kuartal pertama 2022, sehingga konsumen hanya membayar tarif PPnBM 7,5 persen. Insentif di segmen kedua juga berlaku untuk mobil dengan pembelian lokal (local purchase) di atas 80 persen.

Pimpinan Cabang PT Suzuki Arista Tanjungpinang, Julio Tampubolon menerangkan, pihaknya juga memberlakukan program diskon PPnBM tersebut. Hanya saja, tidak semua varian kendaraan suzuki yang mendapatkan program relaksasi tersebut.

“Kita hanya terapkan untuk Ertiga, itupun untuk varian GL dan GX,” ujarnya kepada hariankepri.com, Selasa (9/3/2022).

Julio juga menjelaskan jika program relaksasi ini hanya berlaku sampai bulan maret 2022. Peminat kendaraan di masa pandemi ini, menurutnya juga masih cukup tinggi.

“Dalam dua bulan terakhir ini yang cukup banyak diminati varian pikup dan XL7, penjualannya lebih tinggi dari varian lainnya,” terangnya. (arp)



TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini