Beranda Daerah Bintan

Diintai Bawaslu Bintan, Ada Bagi-bagi Sembako di Kedai Kopi Milik Caleg

0
Suasana warga sedang mengantre paket sembako murah yang diadakan Disperindag Kepri di salah satu kedai kopi milik Caleg DPRD Bintan-f/masrun-hariankepri.com

BINTAN (HAKA) – Seratusan warga yang didominasi ibu rumah tangga memadati area Kedai Kopi Jongkong, di Jalan Sei Enam, Kelurahan Sungai Enam, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Minggu (3/11/2023) pagi.

Pantauan hariankepri.com, tempat usaha itu juga milik salah seorang Caleg DPRD Bintan. Warga terlihat mengantre dari depan kedai hingga ke belakang untuk mendapatkan sembako tersebut.

Di depan dan di belakang kedai terparkir mobil lori berwarna merah yang memuat paket sembako yang berada dalam kantong kresek warna biru.

Bahkan ada beberapa emak-emak yang menenteng paket dan beras ukuran 5 kg di tepi jalan. Selain itu, puluhan ibu-ibu lainnya terlihat berdatangan menggunakan kendaraan roda dua di tempat itu sambil memegang foto copy KTP-el.

Kendaraan roda dua mereka pun parkir tak beraturan lantaran berdesak-desakan untuk mendapatkan sembako itu. Akibatnya, kendaraan maupun warga lain yang melintas di jalan itu terjebak macet.

Selain itu, terliat juga Anggota Panwascam yang memantau pembagian sembako tersebut.

Saat dikonfirmasi Ketua Bawaslu Bintan, Sabrima Putra mengatakan, pihaknya menggerakan anggota Panwascam Bintan Timur untuk memastikan kegiatan itu. Apakah ada unsur kampanye atau tidak.

“Itu membagian sembako murah, karena posisinya berada di salah satu usaha milik Caleg di Bintan,” ucap Putra kepada hariankepri.com.

Hasil pemeriksaan anggota Panwas Bintan di lapangan mengenai kegiatan yang mendatangkan banyak orang itu, tidak ada unsur kampanye pemilu.

Bahkan kata Putra, tidak ada satupun Caleg maupun times lainnya di tempat pembagian sembako murah itu. Itu kegiatan sembako murah yang diadakan oleh Disperindag Pemprov Kepri.

“Kami dapat informasi akan ada penyaluran sembako murah dari tiga hari lalu,” terangnya.

Sehingga, Bawaslu dan Panwascam melakukan mitigasi untuk mengingatkan agar tidak ada kegiatan kampanye di penyaluran sembako murah warga itu.

Baca juga:  Bupati Roby Teken NPHD Pilkada 2024, KPU dan Bawaslu Dapat Rp 22 Miliar

“Kami sudah sampaikan sama panitia dan pemilik usahanya,” pungkasnya. (rul)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini