Beranda Daerah Bintan

Diduga Tersambar Petir, Mayat Pria Ditemukan di Batu Licin Bintan

0
Petugas Identifikasi Satreskrim Polres Bintan dan Personel Polsek Bintan Timur serta pihak terkait sedang mengevakuasi Jenazah Then Cin Khian dari rumah kebun Batu Licin ke RSUD Bintan Kijang-f/istimewa-polsek bintim

BINTAN (HAKA) – Warga menemukan sosok mayat seorang pria di salah satu rumah di Kampung Batu Licin, Kelurahan Gunung Lengkuas, Kecamatan Bintan Timur, Bintan, Minggu (22/10/2023) pukul 15.30 WIB.

“Iya benar, korban yang ditemukan itu bernama Then Cin Khian (51),” ucap Kapolsek Bintan Timur AKP Rugianto, kepada hariankepri.com, Senin (23/10/2023).

Menurutnya, Then Cin ditemukan pertama kali oleh Hairil Anuar (26), dalam kondisi tertelungkup di bawah meja kayu, di dalam rumah semi permanen milik Kong Seng (54).

Lalu, petugas piket SPKT Polsek Bintan Timur beserta Unit Indentifikasi Satreskrim Polres Bintan tiba di tempat kejadian perkara (TKP), pukul 17.09 WIB.

Hasil olah TKP, pihaknya menemukan korban dalam keadaan telungkup di bawah meja dapur, menggunakan celana pendek tanpa baju dan mengeluarkan cairan dari hidung.

“Ditemukan obat sakit kepala dan 1 bungkus jamu diatas meja,” cerita Rugianto.

Pihak Puskesmas Sungai Lekop memeriksa Jenazah Then Cin Khian. Hasil sementara, mata korban tampak kemerahan, dan terdapat darah keluar dari mulut serta lendir dari hidung.

Selanjutnya, petugas mengevakuasi jenazah tersebut ke RSUD Bintan, Kijang, untuk dilakukan visum luar. Hasilnya, dugaan sementara, korban Then Cin Khian meninggal dunia akibat tersambar petir.

“Ini seperti ciri-ciri khusus orang tersambar petir, dan tidak ditemukannya adanya bekas kekerasan pada tubuh korban,” jelasnya.

Pada pukul 20.45 WIB, jenazah dibawa ke Yayasan Dharma Bhakti Kijang Kelurahan Kijang Kota. “Semoga keluarga menerima musibah itu dengan ikhlas dibuktikan dengan surat pernyataan,” tuturnya. (rul)

Baca juga:  Setelah Ditinjau Wali Kota, Hari Ini Pelantar yang Roboh Mulai Diperbaiki
example banner

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini